Ancaman penyakit Kencing Tikus intai Kalsel, Komisi IV DPRD dorong Pengawasan Ketat

Teks Foto :  Anggota Komisi IV DPRD Kalsel dari Fraksi PKB, dr M Yadi Mahendra Muhyin MA(kalselpos.com)

Banjarmasin, kalselpos.com — Ancaman penyakit leptospirosis atau lebih dikenal sebagai penyakit ‘kencing tikus” masih mengintai Kalimantan Selatan, terutama pada musim hujan dan banjir yang rawan terjadi.

 

Bacaan Lainnya

Anggota Komisi IV DPRD Kalsel dari Fraksi PKB, dr M Yadi Mahendra Muhyin MA meminta, semua pihak tidak lengah dan terus meningkatkan kewaspadaan.

 

Menurutnya, upaya Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalimantan Selatan dalam mengidentifikasi lokasi rawan, melakukan surveilans epidemiologi, hingga meningkatkan edukasi masyarakat perlu diapresiasi. Namun, ia menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor untuk mengantisipasi penyebaran penyakit.

 

“Komisi IV berharap tidak ada laporan temuan kasus leptospirosis terbaru di Kalsel. Tapi bukan berarti kita boleh lengah. Pemantauan harus dilakukan secara serius dan kontinyu,” tegas dr Mahendra, Jumat (12/7) kemarin.

 

Leptospirosis merupakan penyakit yang ditularkan bakteri leptospira melalui urine tikus. Biasanya bakteri ini menyebar melalui genangan air yang tercemar. Orang dengan luka terbuka atau daya tahan tubuh lemah berisiko lebih tinggi tertular.

 

Dinkes Kalsel sendiri sudah memberikan surat edaran ke seluruh kabupaten/kota untuk meningkatkan kewaspadaan. Selain itu, mereka gencar mengampanyekan pola hidup bersih dan sehat, seperti rajin cuci tangan, memakai alas kaki saat banjir, dan memastikan air yang digunakan benar-benar bersih.

 

Politisi muda yang karib disapa dr Mahendra, ini menekankan perlunya kolaborasi dan kesadaran dari semua pihak baik Dinas Lingkungan Hidup, PDAM, Perkimtan, warga, tokoh masyarakat dan pastinya pemerintah daerah.

 

Penanggulangan penyakit ini bukan hanya tugas Dinas Kesehatan semata. Perlu kolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup, instansi sanitasi, hingga tokoh masyarakat.

 

“Peran tokoh masyarakat penting dalam menyampaikan pesan kesehatan. Ini bagian dari strategi komunikasi yang harus dijalankan secara masif,” ujarnya.

 

Ia juga mengingatkan, benteng utama mencegah berbagai macam penyakit termasuk penularan Leptospirosis.

 

“Annadhofatu Minal Iman” kebersihan itu adalah sebagian dari iman, “tukasnya.

 

 

 

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait