Rp38 Miliar atasi darurat Sampah, TPA Basirih dan TPS 3R fokus utama

Teks foto : TPA Basirih Banjarmasin. (kalselpos.com)

BANJARMASIN, kalselpos.com – Pemerintah Kota Banjarmasin menggelontorkan anggaran jumbo senilai Rp38 miliar dalam APBD Perubahan 2025 guna menangani persoalan darurat sampah yang semakin krusial.

Anggaran ini dialokasikan khusus untuk Dinas Lingkungan Hidup (DLH), sebagai respons atas berbagai temuan dan sanksi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kementerian PUPR.

Bacaan Lainnya

“Masih ada beberapa perbaikan penting yang harus diselesaikan, seperti perbaikan tanggul dan sistem sanitasi di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Basirih,” ungkap Edy Wibowo, Kepala BPKPAD Banjarmasin.

Sementara itu, Kepala DLH Banjarmasin, Alive Yoesfah Love, menjelaskan bahwa dana tersebut diprioritaskan untuk program pengurangan dan pengolahan sampah, termasuk menjalankan arahan dari kementerian terkait.

“Dari total 22 sanksi dari KLH, sebanyak 19 sudah kami laksanakan, dan sisanya masih dalam proses penyelesaian,” ujarnya.

Salah satu langkah strategis yang tengah dijalankan adalah penonaktifan dua zona TPA Basirih yang sudah over kapasitas dengan luasan hampir 8 hektare. Untuk proses ini, dibutuhkan tanah uruk dalam jumlah besar untuk penutupan akhir maupun harian menuju sistem sanitary landfill.

“Sesuai arahan Kementerian PU, ini harus segera kami selesaikan,” tambah Alive.

Anggaran perubahan juga dialokasikan untuk perbaikan dan penambahan alat di 14 titik TPS 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Menurut Alive, mayoritas fasilitas TPS 3R mengalami kerusakan dan belum optimal dalam proses pemilahan dan pengolahan sampah.

“Lima titik sudah kami lengkapi dengan alat bantu, dan sembilan titik lainnya akan menyusul,” katanya.

Lebih lanjut, DLH juga menyusun rencana jangka menengah hingga tahun 2027 yang mencakup perbaikan sistem landfill, pemisahan air lindi dan air hujan, hingga pengembangan sistem pengolahan sanitasi limbah di TPA Basirih.

“Pengolahan sanitasi ini akan dikerjasamakan secara khusus dan masuk dalam penganggaran APBD murni berikutnya. Untuk saat ini, total anggaran perubahan sebesar Rp38 miliar akan fokus pada pengolahan sampah, rehabilitasi TPA, dan optimalisasi TPS 3R,” pungkasnya.

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait