Tanjung, kalselpos.com – Keterampilan kerja menjadi aset utama dalam memutus mata rantai kemiskinan dan pengangguran di Kabupaten Tabalong. Hal ini ditekankan oleh Bupati Tabalong, H. M. Noor Rifani, saat melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Muara Uya pada Senin siang (30/6).
Dalam pertemuan dengan masyarakat, perangkat desa, dan Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) se-Kecamatan Muara Uya, Bupati menjelaskan bahwa Program 1.000 Tenaga Terampil merupakan respons terhadap kebutuhan nyata masyarakat akan peningkatan kompetensi dan daya saing tenaga kerja.
Ditambahkannya, program ini dirancang untuk menghadapi dinamika industri dan pembangunan daerah yang terus berkembang.
“Bersyukur karena Kecamatan Muara Uya sudah mempersiapkan sumber daya manusia. Ini sangat penting untuk menjadikan masyarakat Tabalong sebagai pemain utama dengan membekali mereka keterampilan yang memadai,” ujar Bupati yang akrab disapa H. Fani.
Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa upaya mencetak tenaga terampil tidak hanya berfokus di wilayah perkotaan, tetapi juga harus merata hingga ke desa-desa.
Menurutnya, potensi di pedesaan juga membutuhkan peningkatan keterampilan agar dapat bersaing di era modern.
“Kita berterima kasih karena Muara Uya telah menyiapkan 1.000 tenaga terampil. Jika semua kecamatan melakukan hal yang sama, target 15.000 tenaga terampil di Tabalong bahkan akan terlampaui,” tegasnya.
Selain memastikan keberlanjutan program peningkatan keterampilan kerja, Bupati juga meresmikan Kantor Desa Kupang Nunding, sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memperkuat pelayanan publik di tingkat desa.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





