Peringatan Harganas, Orang Tua Diminta Lebih Waspada Hadapi Era Digital

Teks foto Pemerintah Kabupaten Tapin peringati Hari Keluarga Nasional dengan apel bersama dilingkungan Pemkab Tapin.(ist)(kalselpos.com)

Rantau, kalselpos.com – Pemerintah Kabupaten Tapin menggelar peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) 2025 dengan digabung apel peningkatan disiplin ASN Lingkungan Pemkab Tapin, Senin pagi (30/6).

Dalam apel yang berlangsung di halaman kantor Bupati bertindak sebagai pembina upacara Bupati Tapin H Yamani.

Bacaan Lainnya

Peringatan kali ini mengangkat isu utama peran keluarga dalam menghadapi tantangan zaman digital.

Bupati Tapin H. Yamani yang bertindak sebagai pembina upacara menyoroti pentingnya peran orang tua dalam membina dan mengawasi anak-anak di tengah derasnya arus informasi. Ia menegaskan, akses tanpa batas terhadap media sosial bisa membawa dampak buruk jika tidak disikapi dengan bijak.

“Semua konten bisa diakses siapa saja. Di sinilah pentingnya pengawasan keluarga. Jangan biarkan anak-anak berselancar tanpa arah di dunia maya,” ujar Yamani.

Ia juga mengajak generasi muda untuk membatasi waktu di depan layar, dan lebih aktif dalam kegiatan fisik maupun sosial yang membangun karakter.

“Gunakan waktu untuk hal yang lebih bermanfaat. Olahraga, misalnya, lebih sehat daripada sekadar menggulir layar ponsel,” katanya.

Hari Keluarga Nasional, menurutnya, bukan sekadar peringatan tahunan, tapi momentum refleksi: sejauh mana keluarga menjadi tempat pertama dan utama dalam pembentukan kepribadian anak.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Tapin, Hj. Marsidah, menjelaskan bahwa apel siaga ini merupakan bagian dari kegiatan nasional yang dilakukan serentak di berbagai daerah.

“Selain apel, kami juga melaksanakan pelayanan akseptor di seluruh puskesmas yang ada di Tapin,” ujarnya.

Pelayanan ini menjadi bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap program keluarga berencana.

Puncak peringatan Harganas di Tapin akan ditandai dengan pengukuhan Ayah dan Bunda GenRe tingkat kecamatan. Program ini diharapkan memperkuat peran figur orang tua dalam edukasi remaja, sekaligus menjadi bagian dari strategi penurunan angka stunting.

Marsidah menambahkan, melalui pendekatan keluarga, berbagai persoalan seperti pernikahan dini, kesehatan reproduksi, dan tumbuh kembang anak bisa ditangani lebih efektif.

“Keluarga adalah garda terdepan. Semua dimulai dari rumah,” katanya.

Pemkab Tapin berkomitmen menjadikan Harganas sebagai tonggak perbaikan kualitas hidup masyarakat melalui pendidikan keluarga. Di tengah tantangan era digital dan urbanisasi, keluarga dianggap tetap relevan sebagai ruang tumbuh yang aman dan penuh nilai.

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait