OTT di Mandailing Natal, Kadis PUPR Sumut anak Buah Bobby Nasution disebut Ikut dibawa KPK ke Jakarta

Teks foto []istimewa DIAMANKAN - Salah seorang pejabat atau ASN yang diamankan KPK dalam OTT di Mandailing Natal, Sumut tiba di gedung KPK Jakarta, Jumat (27/6) malam.(kalselpos.com)

Jakarta,kalselpos.com — Kadis PUPR Sumut, Topan Ginting atau TG disebut-sebut ikut terseret OTT KPK yang digelar di Kecamatan Panyabungan, Mandailing Natal (Madina), Sumut, Kamis (26/6) lalu.

Topan yang baru Februari kemarin dilantik Gubernur Sumut Bobby Nasution ini disebut ikut dibawa ke Jakarta via penerbangan di Bandara Kualanamu Medan, pada Jumat (27/7) malam.

Bacaan Lainnya

Topan Ginting terseret kasus OTT KPK terkait dugaan korupsi di Dinas PUPR Provinsi Sumut dan proyek-proyek di Satker PJN Wilayah 1 Sumut.

Topan diduga diamankan di Medan. Sementara enam orang lainnya diamankan di Mandailing Natal.

Topan tiba di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat malam, pada kloter kedua yang tiba.

Operasi tangkap tangan di Mandailing Natal dilakukan KPK, pada Kamis (26/6). Keenam orang yang ditangkap lalu diterbangkan ke Jakarta, pada Jumat (27/6) melalui, Bandara Kualanamu Medan.

“Pihak-pihak yang diamankan dari ASN/Penyelenggara Negara dan swasta,” ujar Jubir KPK, Budi Prasetyo, kepada wartawan, Sabtu (28/6/2025), sebagaimana dikutip kalselpos.com dari pojoksatu.id.

Budi mengatakan, tangkap tangan ini terkait dugaan korupsi pembangunan jalan proyek PUPR Sumut. Ada dua klaster penerimaan dalam kasus tersebut.

“Benar, terkait proyek-proyek di PUPR provinsi dan proyek-proyek di Satker PJN Wilayah 1 Sumut,” kata Budi.

“Jadi sejauh ini ada dua cluster penerimaan. Tentu nanti akan dijelaskan konstruksi perkaranya secara utuh,” sambungnya.

Sebelumnya, dia juga sudah bersama Bobby Nasution di Pemkot Medan sebagai Kadis PU atau Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi Kota Medan.

Dia juga pernah sebagai Pelaksana tugas (Plt) Sekda Kota Medan, pernah Plt Kadis Pendidikan.

Kadis PUPR Sumut, Topan Obaja Putra Ginting atau Topan Ginting sempat disorot soal masalah rumah mewah.

Beredar isu kala itu, rumah mewah di Jalan Srimpi Raya, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan adalah miliknya.

Ia mengaku, rumah mewah tersebut bukanlah miliknya.

“Saya juga bingung rumah itu punya siapa,” kata Topan Ginting, belum lama ini, di Medan.

Alumni STPDN ini menyesalkan, ada pihak yang menyerang dirinya secara pribadi.

Jika ingin ada yang ingin mengkritik, kata Topan, kritiklah pekerjaannya.

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait