Sekolah diharapkan punya Pendamping SPMB

Teks : Wakil Ketua DPRD Banjarmasin H Harry Wijaya melaksanakan penyerapan aspirasi atau reses, dengan konstituen Kelurahan Karang Mekar, Banjarmasin Timur, Jumat (27/6/2025). (kalselpos.com)

BANJARMASIN, kalselpos.com – Dilaksanakannya proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) dengan menggunakan sistem online di seluruh sekolah di Kota Banjarmasin, dinilai masih mengalami sedikit kendala.

“Sebab dari informasi warga saat Reses tadi, banyak orang tua yang masih kesulitan mendaftarkan anaknya untuk sekolah,” ujar Wakil Ketua DPRD Banjarmasin, H Harry Wijaya, usai melaksanakan reses dengan konstituen di wilayah Kelurahan Karang Mekar, Banjarmasin Timur, Jumat (27/6/2025).

Bacaan Lainnya

Menurutnya, proses penerimaan siswa dengan sistem online memang lebih baik dan mudah, bagi orang tua atau calon siswa yang paham teknologi internet. Tetapi tidak sedikit juga, orang tua siswa yang belum paham atau melek teknologi.

“Sehingga saya rasa, sekolah perlu menyiapkan tenaga ahli dan peralatan internet yang memadai,” ungkapnya.

Pihak sekolah harapnya, dapat membuka layanan tersendiri dengan menempatkan petugas atau tenaga ahli dengan akses internet mudah.

“Karena kalau internetnya lancar, tentu proses pendaftaran dapat lebih mudah dilakukan,” yakinnya.

Disisi lain pesan Harry Wijaya, untuk pendaftar atau calon siswa yang diterima, dapat benar-benar mereka yang berdomisili dekat dan masuk dalam zonasi sekolah dimaksud.

“Setidaknya 50 persen pendaftar benar-benar yang masuk dalam zonasi. Selebihnya baru berdasarkan jalur prestasi dan afirmasi,” cecarnya.

Sementara, pada pelaksanaan reses tersebut tambah Harry Wijaya, beberapa usulan dan masukan diberikan warga, seperti pembangunan jembatan, fasilitas posyandu dan lainnya.

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait