Banjarmasin, kalselpos.com –
Musyawarah Nasional (Munas) X Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) dan Kongres Tani IX yang digelar di Kementerian Pertanian, Selasa (24/6), menjadi babak baru dalam sejarah perjuangan petani Indonesia.
Wakil Menteri Pertanian RI, Sudaryono menyatakan, kesiapannya menerima amanah sebagai Ketua Umum HKTI, sekaligus menandai bersatunya kembali dua kubu yang selama ini ‘terbelah’.
“Munas ini bukan hanya soal pemilihan ketua, tapi tonggak sejarah. Kita bersatu demi petani, dari pusat sampai kecamatan,” ujar Sudaryono dengan penuh keyakinan.
Ia menegaskan, kepemimpinan di HKTI bukan sekadar jabatan, namun bentuk nyata sinergi antara pemerintah dan petani.
“Kepercayaan itu mahal, karena mengandung harapan. Kalau dipercaya, saya akan lakukan yang terbaik. Ini soal manfaat, bukan posisi,” ujarnya.
Munas X ini turut dihadiri para tokoh daerah, termasuk Ketua HKTI Kalsel, H Ropiqi (anggota DPD RI Kalsel) dan Ketua Wanita Tani HKTI Kalsel, Siti Noortita Ayu FR.
Keduanya menyatakan komitmen penuh mendukung hasil Munas dan siap mengawal program kerja HKTI di daerah.
“Kami siap menjalankan program HKTI secara menyeluruh di Kalimantan Selatan demi kemajuan petani,” ujar H Ropiqi.
Sementara itu, Siti Noortita Ayu FR menambahkan, Munas berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan.
“Sesekali kita tertawa, bersenda gurau, tapi inti pertemuan ini sangat serius: kita satu suara, membesarkan manfaat bagi petani, bukan ego organisasi. Kami siap memajukan program demi kesejahteraan para petani di Banua, ” ungkapnya
Di daerah masih banyak PR petani perlu diatasi baik persoalan pupuk, nilai jual ganah,alih fungsi lahan pertanian, potensi wabah hama dan lain-lain, apalagi Presiden Prabowo jelas menekankan pentingnya ketahanan pangan di seluruh negeri demi menjaga stabilitas nasional dan di Kalsel menjadi salah satu Provinsi penyangga pangan rakyat.
Momentum ini sekaligus menandai berakhirnya dualisme kepemimpinan yang selama ini membelah HKTI menjadi dua poros besar, yakni kubu Jenderal TNI (Purn) Moeldoko dan Fadli Zon. Dengan terjadinya penyatuan, HKTI siap melangkah ke depan sebagai organisasi yang lebih kuat dan solid. Munas X HKTI pun dipandang sebagai awal baru menuju konsolidasi nasional dan peran strategis petani dalam pembangunan Indonesia.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





