BANJARMASIN, kalselpos.com – Pemerintah Kota Banjarmasin memastikan proyek penataan kabel jaringan utilitas tidak akan merusak trotoar kota. Langkah ini diambil dengan menerapkan konsep “saluran gendong”, yakni menempatkan kabel utilitas di dalam saluran drainase bawah tanah, tanpa mengganggu konstruksi trotoar yang baru dibangun.
Tiga kawasan yang menjadi proyek percontohan adalah, Jalan Lambung Mangkurat, Jalan Pangeran Samudera, dan Jalan Hasanuddin HM. Semuanya memiliki trotoar baru yang menjadi perhatian publik.
Menurut Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Kota Banjarmasin, Syafiq Huwaida, desain trotoar memang sudah dirancang mengakomodasi jalur kabel utilitas di dalam saluran drainase.
“Kabel ditempatkan di dalam drainase di bawah trotoar, tapi tidak mengganggu aliran air. Bahkan pekerja bisa masuk lewat manhole tanpa perlu membongkar trotoar,” jelas Syafiq.
Dengan ukuran drainase yang cukup besar, yakni sekitar 1×1 meter, para pekerja memiliki ruang gerak yang cukup untuk proses instalasi kabel. Hal ini diyakini sebagai solusi terbaik untuk menghindari kesemrawutan kabel udara yang selama ini menghiasi langit Banjarmasin.
Sebelumnya, Pemko telah berkomitmen melakukan penataan kabel dan tiang fiber optic yang semrawut di sepanjang kota dalam tahun ini. Para vendor penyedia jaringan pun dikabarkan sudah menyatakan dukungan terhadap langkah tersebut.
“Meski menghadapi tantangan geografis, seperti kontur tanah rawa khas Kota Seribu Sungai, penggunaan saluran gendong di dalam drainase dinilai sebagai solusi inovatif yang efektif tanpa mengorbankan estetika kota,” tandasnya.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





