Paringin,kalselpos.com –Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Balangan memiliki salah satu tugas dan fungsi utama yaitu penyelenggaraan pelayanan kesehatan dengan Mengelola pelayanan kesehatan primer (Puskesmas), sekunder (rumah sakit daerah), dan layanan rujukan.
Hal tersebut salah satunya tertuang dalam Permenkes No. 6 tahun 2024 tentang Standar teknis pemenuhan standar Pelayanan Minimal kesehatan (SPM) Dinkes Balangan yang berisikan 12 pelayanan yang diberikan kepada masyarakat, salah satunya pelayanan kepada orang terduga tuberkulosis (TB).
Plt Kepala Dinkes Balangan, H Ahmad Sauki menyampaikan bahwa penanganan orang terduga tuberkulosis tersebut dimulai dengan melihat jaringan kontak dari orang penderita tuberkulosis.
“Kalau kita mengambil orang terduga TB, pasti mengambil dari orang penderita TB. Jadi misalnya ada satu orang yang positif TB, 8 sampai 14 orang yang berkontak dengan pasien dicari,” ujarnya.
Ia melanjutkan bahwa jika salah satu dari terduga tersebut menderita TB, maka akan langsung diberikan penanganan dan dilanjutkan dengan mencari jaringan kontak pasien tersebut hingga tuntas.
“Hal ini terus berlanjut sampai orang terduga TB yang sebelumnya memiliki kontak dengan penderita TB habis, dan menunjukkan hasil bahwa yang terduga tidak menderita TB,” jelasnya.
Dinkes Balangan beserta Puskesmas juga melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat terkait kondisi awal penderita TB, agar dapat segera memeriksa kondisi mereka di fasilitas kesehatan terdekat.
“Permasalahan saat ini banyak yang terlambat saat mengobati, jadi saat datang ke fasilitas kesehatan kondisinya sudah mulai parah. Maka dari itu kami gencar melakukan sosialisasi dan menyediakan alat untuk mendukung penegakan diagnosa penyakit TB,” kata Sauki.
Sauki berharap masyarakat dapat berpartisipasi dalam upaya penanggulangan TB di Balangan, seperti segera ke tempat fasilitas kesehatan jika terdapat gejala-gejala awal TB.
“Selain dengan adanya sarana dan prasarana yang mumpuni, kesadaran masyarakat akan kesehatannya juga penting dalam upaya penanggulangan TB di Balangan,” tutupnya.
Sementara itu, Plt Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Balangan, H Hasmi menambahkan bahwa Dinkes Balangan menargetkan 530 penemuan pasien TB di tahun 2025 ini.
“Hingga bulan Mei tadi terdapat sekitar 200 penemuan dan pengobatan pasien TB, dan untuk target 530 orang dengan minimal penemuan 90 persen. Untuk terduga TB terdapat 879 orang dengan target capaian sebanyak 2576 orang terduga TB yang diberikan pelayanan,” ujarnya.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





