Banjarbaru, kalselpos.com – Kementerian Desa Dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PPT) Republik Indonesia. Hadiri peluncuran dan dialog percepatan musyawarah desa/ kelurahan khusus pembentukan koperasi desa kelurahan merah putih Kalimantan Selatan.
Mentri Desa Dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia H Yandri Susanto, usai kegiatan dialog percepatan musyawarah desa/ kelurahan khusus pembentukan koperasi desa kelurahan merah putih di Gor Babussalam di Banjarbaru, Rabu (21/05/2025) mengatakan, kedatangannya hari ini atas inisiasi Gubernur Kalsel untuk peluncuran dan pembentukan koperasi desa kelurahan merah putih se Kalimantan Selatan.
Ia berharap, pada akhir Juli 2025 semua desa kelurahan di Kalimantan Selatan sudah rampung melaksanakan musyawarah desa khusus. Setelah itu selanjutnya langsung ke pengurusan akta notaris lalu ke berita acara kapan didirikannya agar segera dibuatkan badan hukumnya.
“Terkait masalah dari mana pendanaannya banyak sumber yang akan memfasilitasinya salah satunya boleh diambil dari tiga persen dana desa,” ujarnya.
Ia menegaskan, apabila di setiap desa atau kelurahan tidak mendirikan Koperasi Merah Putih. Maka pihaknya tidak akan mencairkan dana desa tahap kedua.
“Sesuai dengan perintah Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, apabila ada desa atau kelurahan yang tidak menjalankan atau memperlambat proses dibentuknya Koperasi Merah Putih maka kami enggan mencarikan dana desa tahap kedua,” tegasnya saat diwawancarai awak media.
Ia membeberkan, sampai saat ini untuk seluruh wilayah Indonesia Koperasi Merah Putih sudah berdiri di 30 ribu desa. “Oleh sebab itu akan kita lakukan pengawalan agar semua desa di Indonesia sudah berdiri Koperasi Merah Putih paling lambat sebelum 12 Juli 2025. Sehingga semuanya sudah berbadan hukum,” ujarnya.
“Setelah semuanya berbadan hukum maka bisa diketahui apa saja rencana bisnisnya program-programnya,” pungkasnya.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





