Rantau, kalselpos.com– Tawa riang dan sorak sorai anak-anak mewarnai aula SMAN 1 Rantau, Sekitar 144 anak dari berbagai Taman Kanak-Kanak se-Kabupaten Tapin berbaris rapi, siap menampilkan yang terbaik dalam Gebyar Semarak Anak—ajang tahunan yang bukan sekadar lomba, melainkan laboratorium kecil untuk menumbuhkan keberanian dan kreativitas sejak usia dini.
Ketua TP PKK Tapin, Hj. Faridah Yamani, menyebut kegiatan ini sebagai langkah konkret membangun karakter anak dalam suasana yang menyenangkan.
“Anak-anak belajar tampil percaya diri di depan umum. Dari sana, kreativitas muncul secara alami,” ujarnya saat membuka acara.
Faridah juga menekankan pentingnya peran keluarga dalam pendidikan anak usia dini.
Menurutnya, menyekolahkan anak ke PAUD atau TK bukan hanya soal belajar mengenal huruf dan angka, tetapi membentuk fondasi moral dan kepribadian. “Mereka adalah amanah yang harus dijaga. Apa yang kita tanam hari ini akan tumbuh dua puluh tahun mendatang sebagai generasi yang memajukan Tapin,” katanya.
Ia pun berpesan kepada para orang tua agar tidak mengecilkan hati anak yang belum memenangkan lomba. “Kemenangan bukan tujuan utama. Yang penting anak sudah berani tampil. Bisa itu karena biasa,” ujarnya tegas.
Sementara Ketua IGTKI Tapin, Fitriyana, selaku ketua panitia, melaporkan bahwa ajang ini melibatkan seluruh TK di kabupaten, dengan tiga cabang lomba utama: senam .“Anak Indonesia Hebat”, gerak dan lagu, serta lomba doa untuk ibu dan ayah.
“Ini bukan sekadar lomba, tapi ruang belajar sosial dan emosional. Anak-anak belajar bekerja sama, tampil sportif, dan menanamkan nilai cinta tanah air serta religiusitas sejak dini,” jelas Fitriyana.
Gebyar Semarak Anak bukan hanya menyuguhkan hiburan. Ia menyimpan harapan besar—bahwa dari panggung kecil inilah kelak lahir generasi besar yang akan membawa Tapin ke masa depan.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





