Rehabilitasi Irigasi dan Inovasi Teknologi kunci Ketahanan Pangan

Teks Foto Komisi II /Fraksi PAN DPRD Provinsi Kalsel, Adrizal(kalselpos.com)

Banjarmasin, kalselpos.com
Komisi II DPRD Kalsel menekankan pentingnya rehabilitasi irigasi dan inovasi teknologi dalam mewujudkan ketahanan pangan Nasional.

Untuk itu diperlukan upaya konkret dengan melibatkan semua pihak dalam program rehabilitasi Jaringan Irigasi. Menurut Adrizal, anggota Komisi II DPRD Kalsel, pengelolaan irigasi di bawah 1.000 hektare merupakan kewenangan kabupaten, sedangkan di atas 3.000 hektare merupakan kewenangan pemerintah pusat.

Bacaan Lainnya

“Pengelolaan irigasi ini di bawah 1.000 hektare merupakan kewenangan kabupaten, kemudian di atas itu sampai 3.000 hektare otoritas provinsi dan pemerintah pusat lebih dari 3.000 hektare,” jelas Adrizal, Senin (12/5) kemarin.

Dia juga menekankan pentingnya peran generasi milenial dalam meningkatkan ketahanan pangan melalui inovasi teknologi, seperti penggunaan drone dan teknologi hidroponik.

“Artinya para milenial ini dapat mempromosikan praktik pertanian berkelanjutan yang ramah lingkungan di sektor organik, penggunaan pupuk alami dan pengelolaan sumber daya air yang efisien,” harap politisi dikenal dengan
tagline ‘Bekerja Setulus Hati’ ini

Dengan demikian, generasi milenial dapat menjadi wirausaha di bidang pertanian dengan mengembangkan bisnis inovatif dan berkelanjutan.

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait