BANJARMASIN,kalselpos.com– Penanganan sampah di sejumlah pasar tradisional di Kota Banjarmasin, dinilai menjadi tanggung jawab bersama agar dapat tertangani dengan baik.
Anggota Komisi II DPRD Banjarmasin Rudi Heriyadi mengungkapkan, persoalan sampah yang sering menumpuk di sejumlah pasar, bukan hanya menjadi beban Perumda Pasar Baiman, melainkan tanggung jawab bersama seluruh pihak.
Karena itu, perlu kerjasama pihak terkait mulai dari Perumda, pemerintah, pedagang, pembeli hingga seluruh masyarakat dan lingkungan pasar.
“Sebab ini adalah tanggung jawab kita semua, yang berkeinginan menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. Jangan hanya dibebankan kepada satu pihak,” ujar Rudi kepada wartawan, Minggu (6/4/2025) kemarin.
Dikatakannya, pentingnya peran pedagang dalam menjaga kebersihan lingkungan pasar dan memiliki kesadaran tinggi bahwa kondisi pasar yang bersih dan baik, tentu memberikan dampak positif bagi mereka semua.
“Walaupun menyadarkan seluruh pedagang bukan perkara mudah, ini juga menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi kita,” ungkapnya.
Kemudian sesalnya, masih luput dari perhatian bahwa rendahnya kesadaran masyarakat dalam melakukan pemilahan sampah sejak dari sumbernya.
“Pemilahan sampah belum menjadi kebiasaan masyarakat. Padahal jika dilakukan, bisa mengurangi produksi sampah yang sampai di TPA,” yakinnya.
Dengan melihat rumitnya persoalan tersebut, Rudi mengajak seluruh pihak, mulai dari pemerintah, pengelola pasar, hingga masyarakat, untuk saling bahu membahu mencari solusi terbaik.
“Mari kita bersama-sama bekerja untuk mengatasi persoalan ini. Tidak ada jalan pintas, tapi dengan kolaborasi, kita bisa wujudkan pasar yang bersih dan nyaman,” tandasnya.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





