Bupati Tapin Tinjau Banjir, Siapkan Kantor Pemda dan Pendopo untuk Pengungsian

Teks foto Bupati Tapin H Yamani saat berjalan kaki di tengah jalan yang tergenang air, banjir melanda di kota Rantau.(ist)(kalselpos.com)

Rantau,kalselpos.com – Bupati Tapin, H. Yamani, meninjau langsung wilayah yang terdampak banjir di Kecamatan Tapin Utara pada Rabu (2/3/2025). Dalam kunjungannya, ia didampingi Sekda Tapin Dr. H. Sufiansyah, Wakil Ketua DPRD Tapin H. Midpay Syahbani, serta jajaran BPBD, Dinas Sosial, dan instansi terkait.

Pemantauan dimulai dari Jalan Penghulu, Kelurahan Rangda Malingkung. Di lokasi ini, Bupati Yamani ikut membersihkan saluran air yang tersumbat batang kayu agar aliran lebih lancar. Langkah ini dilakukan untuk mencegah genangan air semakin meluas ke permukiman warga.
Setelah itu, rombongan bergerak ke jalan Kesumagiri, masih di Kelurahan Rangda Malingkung. Mereka melanjutkan perjalanan ke Kelurahan Kupang RT 9, lalu berakhir di Sungai Kampung At Taibah, Desa Banua Halat Kanan. Wilayah-wilayah ini menjadi perhatian karena terdampak cukup parah akibat curah hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir.

Bacaan Lainnya

Bupati Yamani menegaskan bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan berbagai langkah cepat untuk membantu warga. Salah satu upaya utama adalah mendirikan dapur umum guna memenuhi kebutuhan pangan masyarakat yang terdampak.

Selain itu, Pemkab Tapin juga menyalurkan bantuan sembako kepada warga yang tidak bisa bekerja akibat banjir. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat selama kondisi banjir masih berlangsung.

Untuk mengantisipasi kebutuhan tempat tinggal sementara, sebanyak enam tenda pengungsian telah didirikan di berbagai titik. Posko-posko ini disiapkan agar warga yang rumahnya terdampak parah bisa berlindung dengan aman.

Jika situasi semakin darurat, Pemkab Tapin juga telah menyiapkan Pendopo Galuh Bastari dan Kantor Bupati sebagai tempat pengungsian tambahan. Langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam menangani bencana dengan serius.

Di sela peninjauan, Bupati Yamani mengimbau warga agar tetap waspada dan mengikuti arahan dari petugas di lapangan. Ia juga meminta masyarakat untuk saling membantu dan menjaga kebersihan lingkungan guna mencegah penyebaran penyakit pascabanjir.

Bupati menekankan bahwa pemerintah daerah tidak akan tinggal diam dalam menghadapi bencana ini. Seluruh jajaran terkait terus bergerak cepat untuk memastikan bantuan dan penanganan banjir berjalan optimal.

“Kami berharap warga bisa sabar dan tabah menghadapi musibah ini. Pemerintah daerah akan terus berupaya maksimal dalam menangani dampak banjir agar kondisi bisa segera pulih,” ujar Bupati Yamani.

Sementara Plt Pelaksana BPBD Tapin M Noor melaporkan banjir akibat hujan deras sejak Selasa (1/4/2025) melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Tapin, menggenangi ratusan rumah dan berdampak pada 3.196 jiwa dari 844 kepala keluarga (KK).

Berdasarkan laporan Pusdalops-PB BPBD Tapin, banjir terjadi di empat kecamatan, yakni Tapin Selatan, Tapin Utara, Bungur, dan Lokpaikat. Di Kecamatan Tapin Selatan, genangan air merendam rumah dan jalan.

Sampai berita ini di turunkan, kondisi banjir sudah surut dan jalan tidak tergenang air, hanya saja rumah yang rendah berada dekat bantaran sungai masih ada air sungai.

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait