Polres Kotabaru gelar Apel Operasi Kepolisian Kewilayahan Ketupat Intan 2025

Teks : Wakil Bupati Kotabaru Syairi Mukhlis, S.Sos menghadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Kewilayahan Ketupat Intan 2025 yang digelar oleh Polres setempat, Kamis (20/3/2025).(kalselpos.com)

Kotabaru,kalselpos.com – Bupati Kotabaru yang diwakili Wakil Bupati Syairi Mukhlis, S.Sos menghadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Kewilayahan Ketupat Intan 2025 yang digelar oleh Polres setempat, Kamis (20/3/2025) kemarin bertempat di Halaman Siring Laut yang dipimpin langsung oleh Kapolres Kotabaru AKBP Doli M. Tanjung, S.I.K.

Apel gelar pasukan ini dihadiri oleh perwakilan dari Forkopimda, SKPD terkait, Pju dan Perwira Polres Kotabaru serta tamu undangan lainnya dan diikuti oleh peserta apel yang terdiri dari 1 Pleton Personil Kodim 1004/Ktb, 1 Pleton Personil Lanal, 1 Pleton Personil Sat Samapta, 1 Pleton Personil Sat Polairud, 1 Pleton Gabungan Staf Polres setempat, 1 Pleton Sat Lantas, 1 Pleton Personil Satpol PP, 1 Pleton Dishub, 1 Pleton BPBD, 1 Pleton Lapas Kelas IIA Kotabaru, 1 Pleton Gabungan Sat Reskrim, SatResnarkoba, dan Sat Intelkam.

Bacaan Lainnya

Dalam amanat Kapolri yang dibacakan oleh Kapolres Kotabaru AKBP Doli M. Tanjung didepan para peserta apel menyampaikan, apel gelar pasukan operasi ketupat intan 2025 ini dilaksanakan secara serentak diseluruh wilayah Indonesia. Apel gelar pasukan ini merupakan bentuk komitmen untuk memastikan kesiapan personil dan sarana prasarana serta memperkuat sinergitas dengan stakeholder terkait sehingga pelaksanaan operasi ketupat ditahun 2025 dalam rangka pengamanan mudik serta perayaan Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah dapat berjalan dengan aman, tertib

Berdasarkan survei Kemenhub RI, potensi pergerakan masyarakat selama libur lebaran 2025 diperkirakan mencapai 52% dari total penduduk Indonesia, atau sekitar 146,48 juta orang. Angka ini dapat berubah sewaktu-waktu, mengingat pengalaman tahun-tahun sebelumnya.

“Pemerintah telah memberikan berbagai stimulus kebijakan untuk memudahkan masyarakat mudik, seperti diskon tarif tiket dan tol, kebijakan work from anywhere, serta perpanjangan masa libur sekolah,” ucap Kapolres.

Lebih jauh dipaparkannya pula bahwa, puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 28-30 Maret 2025, sedangkan puncak arus balik diperkirakan 5-7 April 2025.

Operasi terpusat dengan sandi “Ketupat 2025” akan dilaksanakan 23 Maret hingga 8 April 2025 untuk 8 Polda prioritas, dan 26 Maret hingga 8 April 2025 untuk 28 Polda lainnya. Operasi ini mengangkat tagline “Mudik Aman, Keluarga Nyaman”, ungkap Kapolres pula.

Kapolres juga menerangkan, operasi ini melibatkan 164.298 personel gabungan yang akan ditempatkan di 2.835 pos, terdiri dari pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu. Objek pengamanan meliputi masjid, lokasi Shalat Idul Fitri, objek wisata, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, stasiun kereta api, dan bandara.

Untuk diketahui bahwa pemerintah telah mengeluarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) yang mengatur pembatasan operasional angkutan barang, rekayasa lalu lintas, penyeberangan laut, penghentian proyek konstruksi, dan pengalihfungsian sementara penimbangan kendaraan sebagai tempat istirahat.

“Rekayasa lalu lintas seperti ganjil-genap, contra flow, dan one way system akan diterapkan berdasarkan analisis CCTV, traffic counting, dan laporan lapangan dan pada jalur penyeberangan, akan diterapkan delaying system, buffer zone, screening tiket, dan pola operasi kapal tiba bongkar berangkat,” terangnya.

Monitoring ketersediaan pasokan dan stabilitas harga bahan pokok serta BBM akan dilakukan untuk memastikan distribusi berjalan lancar. Pelayanan ramah dan responsif menjadi prioritas. Petugas diimbau untuk memberikan edukasi kepada pengemudi, melakukan pengecekan kesehatan dan kondisi kendaraan, serta siaga di titik-titik rawan kecelakaan. Strategi komunikasi publik yang baik harus dioptimalkan, termasuk layanan 110 sebagai hotline pengaduan dan pelaporan darurat.

Diakhir sambutannya Kapolres mengucapkan, “terima kasih dan apresiasi setinggi tingginya kepada seluruh personel pengamanan yang terdiri dari unsur TNI-Polri, Kementrian terkait, BNPB, BMKG, Basarnas, Pertamina, Jasa Raharja, Jasa Marga, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Pramuka dan Mitra Kamtibmas lainnya yang telah berpartisipasi dalam mendukung operasi ketupat 2025,” tandasnya.

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait