Banjarmasin,kalselpos.com– Saat ini masyarakat mengeluhkan sulitnya menukar uang baru nominal kecil di bulan Ramadan, terlebih mendekati lebaran.
Perlu diingatkan, memang volume permintaan uang kartal baru nominal kecil meningkat drastis, namun perlu diketahui, ketersediaan uang tersebut terbatas.
“Menanggapi keluhan tersebut kami menyarankan agar pihak perbankan khususnya Bank Indonesia (BI) selalu pemegang kendali keuangan independen bisa mempermudah pelayanan
Informasi yang kami dapat dari aplikasi tukar uang tidak bisa diakses, sementara permintaan meningkat ini harus jadi perhatian dan dicari solusinya, ” kata anggota Komisi II DPRD Kalsel, H Firmansyah SP, Jumat (21/3) kemarin.
Di lain sisi, dirinya berharap jangan mendekati waktu lebaran misal tinggal beberapa, ini justru banyak masyarakat kesulitan mendapatkan uang baru.
Sebab jika kondisi demikian tidak ditanggulangi, maka secara perlahan tapi pasti, akan memperlambat pertumbuhan ekonomi, apalagi jelang Idul Fitri, tentu perputaran uang meningkat drastis
“Ya kami ingin adanya solusi kemudahan, jika akses aplikasi telah terkendala teknis, maka bisa disampaikan informasi kepada publik, ” harap politisi Gerindra ini
Sementara itu khusus Bank Kalsel milik Banua, agar menyiapkan beberapa opsi tempat penukaran uang kecil di pasar Ramadan, seperti di A
Siring 0 Kilometer pada sore hari.
Sebab kondisi yang sering hujan menyulitkan masyarakat.
“Kami menyarankan ada gerai atau mobil keliling lain agar menyambangi pasar tradisional, pusat perbelanjaan atau tempat keramaian lain selain sore hari, bahkan kalau perlu bisa sedikit menambah jam operasional,” ucap Firmansyah.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





