Banjarbaru, kalselpos.com – Direktorat Lalu Lintas Polda Kalsel dan Dinas Perhubungan Kalsel menutup permanen simpang empat Guntung Manggis – Trikora mulai Selasa (11/3) siang, berdasarkan rekomendasi Dinas Perhubungan Banjarbaru setelah melakukan kajian geometrik jalan untuk mengatasi kemacetan.
Penutupan dilakukan akibat seringnya bentrokan lalu lintas di simpang empat, terutama pada jam sibuk, yang kerap menimbulkan korban.
Djoko Suyanto warga setempat menyatakan perempatan tersebut berbahaya bagi warga yang melintasinya setiap hari.
“Mewakili warga saya berpendapat bahwa tidak layak di sini ada persimpangan karena selalu membahayakan, kita mengajukan pendapat bagaimana caranya warga aman untuk melintas di sini,” ucapnya Sabtu (15/03).
Warga Guntung Manggis mengharapkan peningkatan keamanan dan kelancaran lalu lintas, termasuk melalui pendirian pos keamanan dan penutupan simpang empat.
Penutupan perempatan dinilai lebih efektif mengatur lalu lintas dibanding pemasangan traffic light yang sudah tidak memungkinkan.
Sementara itu, Kanit Dikmas Ditlantas Polda Kalsel, AKP Anton Suyono, menyatakan bahwa simpang Guntung Manggis – Trikora memiliki lalu lintas padat, terutama pada malam hari saat truk alat berat melintas.
Ia mengungkap sebagai bagian dari penutupan perempatan, u-turn atau titik putar balik dipasang sekitar 300 meter dari lokasi, tepat di ujung ruas jembatan baru.
“Nanti kita bersihkan pohon-pohon itu supaya tidak menggangu penglihatan pengguna jalan, kami juga koordinasi dengan instans PU untuk u-turn kedepan mau diperlebar lagi jalannya,” ucapnya.
“Kita imbau kepada pengguna jalan agar selalu hati-hati dan mengurangi kecepatannya,” pungkasnya.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





