Banjarmasin, kalselpos.com –
Anggota Komisi III DPRD Kalsel, Harry Khairil Hadi berharap kepada pemerintah daerah bisa mengatasi 24.577 unit rumah tak layak huni di Banua, dengan menerapkan program jelas dan kongkrit untuk membantu rehabilitasi perumahan yang tersebar di 13 kabupaten / kota di provinsi ini.
Rumah layak huni untuk menciptakan perumahan layak, aman, nyaman, terjangkau dan berkelanjutan serta dilengkapi sanitasi, hal ini diperlukan kolaborasi secara intensif semua pihak
“Pembangunan pemukim itu harus memenuhi kaidah kultural dan geografi di kabupaten / kota, ” katanya, Senin (3/3/25) kemarin.
Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Kalsel harus melaksanakan 17 Program Prioritas Nasional, di antaranya pemukiman rakyat yang layak huni, oleh karena itu pentingnya dukungan pengembang, swasta dan perbankan.
Hal tersebut mutlak, sebab keterbatasan anggaran baik APBN maupun APBD. “Kami mengingatkan program pemukiman layak huni sebanyak 3 juta unit secara nasional dilaksanakan bertahap, di antaranya 2 juta unit di pedesaan, sisanya 1 juta unit di perkotaan,” ucapnya.
“Makanya di sini tuntutan ke pengembang perumahan diperketat agar hunian benar banar layak huni, ” tambah politisi NasDem ini.
Politikus ini juga menekankan pentingnya pembangunan perumahan itu menyasar bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) sebagai upaya memberikan subsidi, menekan harga jual, suku bunga perbankan termasuk pembebasan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) serta percepatan penertiban Persetujuan Bangunan Gedung (PMG), beber Harry Khairil Hadi.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





