BANJARMASIN, kalselpos.com – Pemko Banjarmasin mempersiapkan penyelenggaraan Pasar Wadai Ramadan, tradisi tahunan yang selalu dinanti masyarakat Kalimantan Selatan di bulan puasa.
Tahun ini, event kuliner tersebut berlokasi di kawasan Siring Nol Kilometer, Jalan Sudirman, Banjarmasin Tengah.
Ada yang berbeda dari penyelenggaraan tahun ini. Jika dua tahun terakhir Pasar Wadai diadakan secara terpisah oleh Pemko Banjarmasin dan Pemprov Kalsel, tahun ini keduanya sepakat bergabung dalam satu acara.
Sekdako Banjarmasin sekaligus Plt. Kadisbudporapar Ikhsan Budiman, menyampaikan setidaknya akan ada 200 stand yang disiapkan. Terdiri dari 138 stand untuk paguyuban dan 62 stand untuk UMKM binaan.
“Ditambah 25 tenda untuk sponsor dan komersial, yang semuanya ini disediakan gratis secara keseluruhan.Sehingga kami perkirakan itu akan sangat meriah nantinya, karena penyelenggaraan tahun ini terpusat di satu lokasi,” ujar Ikhsan Budiman, Kamis (27/02/25).
Kembali seperti 10 tahun silam, dengan Semarak pasar wadai yang terpusat di kawasan Nol Kilometer, dirinya berharap ini bakal berlangsung lebih meriah. Terlebih, ia menyebut kantong parkir yang disediakan pun gratis, termasuk akses penyebrangan dermaga khusus dari Siring Menara Pandang dan sebaliknya.
“Pelaksanaan Pasar Wadai ini nantinya akan buka dari pukul 15.00 Wita hingga 22.00 Wita,” ungkapnya.
Terkait dengan adanya isu pedagang dari paguyuban yang memperjualbelikan stand/lapaknya hal ini turut menjadi atensi.
“Sesuai arahan Gubernur semua stand ini gratis, dan apabila ada yang kedapatan memperjualbelikan stand yang mereka dapat, tolong laporkan dan kami tidak tegas,” tekan Ikhsan.
“Jadi pengawasan akan kita tingkatkan, karena jelas dengan praktek-praktek ini dapat merugikan mereka (UMKM Paguyuban) sendiri sebetulnya, apakah akan berakibat sanksi blacklist mereka tidak boleh berjualan lagi dan sebagainyan. Sehingga nanti saya himbau yang dapat kesempatan berjualan disini tolong dimanfaatkan sebaik mungkin untuk tidak diperjualbelikan standnya,” jelasnya lagi.
Ia mengaku optimis, target perputaran ekonomi yang terjadi dapat lebih maksimal dari tahun sebelumnya, di mana Pasar Wadai kota Banjarmasin tahun lalu meraup keuntungan hingga 8 Miliar.
“Tidak ada target khusus dalam angka, tetapi kami berharap nanti setelah kegiatan selesai kami umumkan apakah bisa melebihi dari yang kita laksanakan tahun kemarin,” tandasnya.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





