BANJARMASIN,kalselpos.com – Wakil Ketua DPRD Banjarmasin, H Harry Wijaya menyatakan mendukung dibuatnya surat edaran terkait tanggap darurat sampah yang bertujuan mengajak masyarakat memilih sampah secara mandiri.
“Surat edaran itu meminta masyarakat dapat memilah sampah sejak di rumah, sebelum dibuang ke tempat pembuangan sampah (TPS),” ujar Harry Wijaya.
Hal ini katanya, sebagai upaya bersama mengurangi produksi sampah hingga sampai di pembuangan akhir. “Kondisi daerah kita statusnya tanggap darurat sampah, maka ini bentuk kepedulian kita semu,” ungkapnya.
Status tanggap darurat sampah tegasnya, harus bersama disadari menyusul pembuangan akhir atau tempat pengelolaan akhir sampah (TPAS) di Basirih, kini telah disanksi penutupan oleh Kementerian Lingkungan Hidup RI sejak 1 Februari 2025.
“Sehingga sampah tidak bisa maksimal ditangani, menyebabkan di sejumlah TPS keberadaan sampah menumpuk,” sebutnya.
Untuk mengurangi kondisi itu imbaunya, pemilahan dari sumbernya atau dari rumah tangga harus dilakukan, yakni memilah sampah plastik atau yang lainnya bisa didaur ulang, hanya sampah yang tidak berguna sama sekali baru dibuang ke TPS.
“Di daerah kita sudah berdiri lebih 300 unit bank sampah, ini juga harus diaktifkan betul,” serunya.
Kemudian, pemerintah dalam hal ini dinas lingkungan hidup diminta untuk terus mensosialisasikan ke masyarakat terkait surat edaran ini, termasuk mendukung bank sampah di setiap lingkungan agar betul-betul aktif.
“Sementara ini jangan saling menyalahkan dulu, yang terpenting bagaimana kita menanggulangi masalah besar ini,” ajaknya.
Pihaknya juga sudah mendesak pemerintah kota untuk mencari solusi jangka pendek penanganan sampah tersebut agar maksimal.
“Kita minta Pemko terus berkoordinasi dengan Pemprov dan Kementerian Lingkungan Hidup agar masalah ini jangan berlarut-larut,” tutupnya.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





