Banjarmasin, kalselpos.com – Kebijakan Menteri koordinator (Menko) Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) berencana menurunkan harga tiket pesawat menjelang lebaran Idul Fitri.
Sehingga dengan kebijakan tersebut, bisa sedikit meringankan beban perekonomian masyarakat.
Hal tersebut juga pernah dilakukan saat menyambut Natal 2024 dan tahun baru 2025 lalu, yakni sebesar 10 persen.
Anggota Komisi III DPRD Kalsel, Habib Farhan BSA mengapresiasi kebijakan tersebut, sebab jarang sekali ada kementerian berani mengambil sikap tegas, meski terbilang sederhana, dengan menurunkan harga tiket transportasi di tengah siituasi perekonomian masyarakat belum semuanya stabil, terlebih musibah banjir terjadi di mana – mana
“Ya ini tepat sekal, kita berharap tiket transportasi lain juga demikian karena tidak semua orang mudik menggunakan pesawat, bisa menggunakan bus atau kapal laut, ” katanya, Kamis (30/1) kemarin.
Di lain sisi, memang banjir yang melanda sejumlah daerah baik di Kalsel, pulau Jawa, Sumatera dan lain-lain, sedikit banyak pasti menghambat laju perekonomian. Bukan itu saja, Banua sekarang menjadi daerah tujuan utama pendatang, baik dari Jawa maupun Sulawesi untuk mencari nafkah
” Ya AHY di depan Presiden menyatakan siap merealisasikannya, tak hanya tiket pesawat namun juga kapal laut, ” sebut politisi PKB ini
Lanjut Habib Farhan, memang wacana tersebut tidaklah berjalan mulus, sebab kritik terhadap kebijakan saat Nataru 2024 lalu, namun dirinya optimis, penurunan harga tiket mudik tersebut, merupakan langkah sangat tepat.
Sehingga sisa 10 persen uang tiket tersebut bisa bermanfaat untuk hal lebih bersifat urgensi, karena akomodasi biaya hidup selama mudik itu cukup tinggi.
“Ya, kebijakan ini memudahkan keuangan rakyat, seiring pemotongan tarif listrik selama dua bulan oleh pemerintah kepada masyarakat, ” tukas Habib Farhan.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





