Ribuan Pemukiman Warga HSU Terendam Banjir

Teks foto : Kalaksa BPBD HSU Syamrani meninjau pemukiman warga yang terendam banjir.(ist)(kalselpos.com)

Amuntai, kalselpos.com – Sungai di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) meluap, ribuan pemukiman di beberapa kecamatan di Kabupaten HSU terendam banjir.

 

Bacaan Lainnya

Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) HSU Syamrani, Kamis (2/1) mengatakan, dari data 31 Desember 2024, ada 2.422 buah rumah terendam banjir.

 

Tidak hanya itu, air juga menggenangi 27 fasilitas pendidikan, 3 buah fasilitas kesehatan, 4 fasilitas umum, 17 fasilitas ibadah, dan jalan sepanjang 5.488 meter.

 

Adapun jumlah desa diwilayah di kecamatan yang terendam banjir yakni, Kecamatan Amuntai Tengah 2 desa, Amuntai Utara 12 desa, Babirik 9 desa, Banjang 16 desa, Sungai Pandan 12 desa, dan Sungai Tabukan 2 desa.

 

Namun dari update data tertanggal 1 Januari 2025, air kembali mengalami peningkatan, sejumlah desa yang belum terdampak banjir ikut tergenang, seperti desa di Kecamatan Amuntai Selatan 8 desa.

 

Kemudian, jumlah pemukiman terendam di Kecamatan di HSU juga ikut bertambah, diantaranya Amuntai Tengah 3 desa, Amuntai Utara 18 desa, Babirik 9 desa, Banjang 17 desa, Hair Gading 7 desa, Sungai Pandan 12 desa, Sungai Tabukan 2 desa, dan 2 kecamatan yakni Kecamatan Danau Panggang dan Paminggir 0.

 

Sedangkan untuk jumlah pemukiman yang terendam naik menjadi 3.315 buah, fasilitas pendidikan 28 buah, fasilitas kesehatan 5 buah, fasilitas ibadah 19 buah, fasilitas umum 7 buah dan jalan 5.488 meter.

 

Lebih lanjut terang Syamrani, dari pantauan di lapangan intensitas air terus meningkat, bahkan status Kabupaten HSU awalnya siaga, menjadi siaga darurat.

 

“Untuk status Kabupaten HSU saat ini menjadi siaga darurat tertanggal 20 Desember 2024.” pungkasnya.

 

 

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait