HSU Dilanda Banjir, Harga Kebutuhan Bahan Pokok Mulai Naik

Teks foto : Aktivitas pedagang di Pasar Kamis Amuntai ditengah serbuan banjir. (ist)(kalselpos.com)

Amuntai, kalselpos.com – Banjir di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) terus meluas, sejumlah desa di Kota Amuntai tergenang banjir.

 

Bacaan Lainnya

Bahkan musibah banjir ini tidak hanya membuat aktivitas warga terganggu, tapi juga berdampak terhadap harga kebutuhan bahan pokok di Kabupaten HSU.

 

Norlifansyah Pengawas Perdagangan dari Dinas Koperasi, UKM Perindustrian Perdaganan HSU mengatakan, dari data per 30 -31 Desember 2024, sejumlah kebutuhan pokok mengalami kenaikan.

 

Adapun kebutuhan bahan pokok yang mengalami kenaikkan diantaranya seperti cabe rawit sebelumnya perkilonya Rp. 75 ribu naik menjadi Rp. 100 ribu.

 

Kemudian, cabe merah besar yang awalnya hanya perkilonya Rp. 40 ribu naik menjadi Rp. 50 ribu, dan cabe keriting juga naik dari Rp. 30 ribu menjadi Rp. 50 ribu.

 

Sedangkan bawang merah, bawang putih naik kisaran perkilonya mencapai Rp. 38 ribu – Rp. 40 ribu dan dan tomat Rp. 18 ribu perkilo.

 

Menurut Norlifansyah, kenaikkan harga kebutuhan bahan pokok ini disebabkan beberapa faktor, seperti iklim yang sudah memasuki musim hujan, jadi hasil perkebunan mengalami penurunan suplay barang.

 

Lalu faktor lain, seperti adanya kendala pengiriman atau lamanya pengiriman, dan yang terjadi saat karena musibah banjir.

 

Untuk menekan melambungnya harga kebutuhan bahan pokok ini, Diskuperindag HSU melakukan upaya kegiatan peminimalisiran agar harga tidak melonjak tinggi.

 

“Kalau upaya bidang kami salah satunya seperti mengadakan kegiatan pasar murah sehingga harga tetap terkendali,” katanya.

 

 

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait