Amuntai, kalselpos.com – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) menggelar Rapat Koordinasi Evaluasi Atas Kinerja Sentra Gakkumdu Kabupaten HSU pada Pilkada Serentak 2024.
Rakoor ini dilaksanakan dari tanggal 28-29 Desember 2024 di Nasa Hotel Jl H Djok Mentaya, Kertak Baru Ilir, Kecamatan Banjarmasin Tengah, Kota Banjarmasin.
Acara dihadiri Ketua Bawaslu HSU Marfa’i, Koordinator Divisi Penanganganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu HSU M Khairudin, Divisi Hukum Pencegahan Parmas dan Humas Bawaslu HSU Syardani dan jajararan Sekretariat Bawaslu HSU.
Pada Rakoor evaluasi ini, Bawaslu HSU mendatangkan narasumber yang kompeten, salah satunya Guru Besar Fakultas Hukum ULM Banjarmasin Prof Hadin.
Sedangkan sebagai peserta pada kegiatan dari Panwascam se-HSU, terdiri dari Kordiv HP2H, Kordiv P3S dan Staf P3S, Gerakan Milenial Pemuda Demokrasi HSU, serta tamu undangan lainnya.
Ketua Bawaslu HSU Marfa’i mengatakan, kegiatan ini penting dilaksanakan sebagai evaluasi kinerja jajaran Bawaslu dalam melakukan pengawasan pemilu.
Dia juga bersyukur pada pelaksanaan pilkada di HSU berjalan lancar aman, tertib dan sukses.
Semua ini berkat ikhtiar dan upaya yang dilaksanakan selama ini oleh jajaran Bawaslu HSU dan pihak-pihak terkait lainnya.
“Kita patut bersyukur selama pelaksanaan Pilkda di HSU berjalan sukses, mulai dari tahapan hingga pemungutan suara,” ujarnya.
Sementara Prof Hadin dalam pemaparannya mengatakan, keberadaan Gakkumdu sangat penting untuk mewujudkan pemilu bebas rahasia jujur dan adil sebagai sarana demokratisasi.
Sentra Gakkumdu sangat diperlukan dalam penanganan tindak pidana pemilihan yang bertujuan memulihkan hak politik yang terganggu dari tindakan ketidak adilan atau curang.
Apabila ada laporan dugaan kecurangan pemilu Gakkumdu memiliki waktu yang relatif singkat untuk melakukan penanganan laporan dugaan pelanggaran tersebut.
“Untuk melakukan penanganan pelanggaran pemilu, kita punya waktu tiga hari, dan itu harus ditangani secara maksimal,” ujarnya.
Tak hanya itu, tambah Hadin, evaluasi ini bertujuan mengidentifikasi permasalahan dari berbagai aspek dan kasus-kasus yang menarik sekaligus untuk perbaikan Pilkada serentak tahun 2029.
“Diharapkan melalui kegiatan inj memberikan manfaat sehingga pemilu dapat berjalan adil,” katanya.
Diketahui, kegiatan ini dibuka Ketua Bawaslu Kalsel Aries Mardiono diwakili anggota Bawaslu Kalsel Muhammad Radini.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





