Barabai, kalselpos.com – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) baru-baru ini menggelar Forum Group Discusion (FGD).
FGD ini digelar di Hotel Dafam Enkadeli Thamrin Jakarta, bersama Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).
Kepala Disdik HST Muhammad Anhar melalui Kasi Kelembagaan dan Sarpras SMP Muhammad Kharies Setiawan mengatakan, kegiatan diikuti 17 peserta dilingkungan Disdik HST.
17 peserta tersebut terdiri dari Bidang SD, SMP, PAUD dan Sekretariat Dinas Pendidikan.
Pada FGD itu peserta diberikan pemahaman tentang e-katalog yang sebelum versi 5 naik ke versi 6.
“Ini merupakan bagian dari sosialisasi e-katalog versi 6,” ujar Kharies.
Karena menurut khareis e-katalog memiliki kelebihan menekan harga dan menjamin kualitas barang.
Metode e-katalog mirip berjualan marketplace, mereka yang miliki produk memberikan penawaran, namun ada aturan yang harus diikuti.
Selain itu, dalam metode mini kompetisi terbagi menjadi tiga, yakni produk, spesifikasi dan konstruksi. Artinya semua jenis pengadaan barang dan jasa di Disdik bisa melalui metode ini.
Meskipun lanjut dia, secara aturan belum ada belum mewajibkan penggunaan e-katalog. Tapi melihat keunggulan dan kebaikan mini kompetisi ini, hampir dipastikan dinas pendidikan akan memakai metode ini dalam pengadaan.
“Kami harapkan berharap FGD ini memberikan pemahaman kepada petugas dilingkungan Disdik HST dalam melakukan pengadaan barang,” pungkasnya.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





