BANJARMASIN, kalselpos.com– Warga Jalan Ahmad Yani, kilometer 3, Banjarmasin, mengeluhkan buangan limbah cair yang mengeluarkan bau menyengat di dekat rumahnya.
Bau tidak sedap, sudah terjadi beberapa hari belakangan ini. Membuat Varensia warga setempat merasa terganggu dengan adanya limbah disamping rumahnya itu.
Diduga kuat, limbah itu berasal dari pembuangan aktivitas pusat perbelanjaan modern yang tak jauh dari kawasan itu.
“Sudah sekitar dua hari seperti itu. Dugaannya dari gedung sebelah. Entah dari Duta Mall atau Hypermart,” ujar Varensia, kepada wartawan Kalselpos.com.
Mulanya, Varensia tidak mengetahui asal bau yang muncul di rumahnya beberapa hari terakhir. Namun setelah melihat sekeliling rumah, Ia merasa janggal dengan kondisi air yang ada di bawah kolong rumahnya.
Akibat bau menyengat tersebut, Ia pun merasa terganggu untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Bahkan saking menusuknya bau limbah yang muncul, membuat pusing kepala saat akan bernafas menghirup udara.
“Ini membuat pusing kepala ketika dihirup,” katanya.
Tak hanya bau limbah, Ia juga mengeluhkan suara berisik yang diduga berasal dari blower AC atau aktivitas pengerjaan yang dilakukan pihak manajemen. Tak hanya pada siang hari, bunyi itu juga kerap terdengar hingga larut malam.
Dirinya mengaku juga sudah sering menyampaikan keluhan langsung ke pihak pengelola, namun tak pernah mendapatkan respon apapun. Ia berharap, kondisi ini segera diperbaiki agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat sekitar.
“Secepatnya lah dibenahi, jangan sampai seperti ini. Sampai merembes-rembes (limbah) ke kami,” ungkapnya.
Sementara itu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin langsung turun ke lapangan untuk mengambil sampel air di lokasi tersebut.
Menurut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarmasin, Alive Yoesfah Love menyampaikan sampel air itu nantinya akan diteliti lebih lanjut.
“Kami belum dapat memastikan apakah limbah tersebut berasal dari pusat perbelanjaan atau bukan,” ujar Alive.
Ia juga menjelaskan, hasil penelitian baru dapat diketahui 10 hari ke depan. Jika terbukti bahwa limbah tersebut berasal dari pusat perbelanjaan,
“Maka pihak pusat perbelanjaan akan dikenakan sanksi berupa kewajiban untuk memperbaiki pengelolaan limbah sesuai aturan,”tegasnya.
Terpisah, Manager Operasional Duta Mall Banjarmasin, Yenni Purnawati mengatakan, pihaknya memang telah mendapatkan laporan keluhan dari masyarakat, terkait adanya air yang keluar dari Duta Mall.
Namun dia mengatakan bahwa, air yang keluar itu bukanlah limbah. Melainkan hanya berupa air buangan yang berasal dari Chiller atau mesin pendingin.
“Sebenarnya air tersebut tidak masalah, karena dari DLH pun tidak mempermasalahkannya,” pungkasnya.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





