Sekda HSU Hadiri FGD Penurunan Stunting

Teks foto : Sekretaris Daerah HSU Adi Lesmana saat menghadiri  FGD penurunan stunting di Gedung Agung lantai II Setda HSU. (ist)(kalselpos.com)

Amuntai, kalselpos.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) Adi Lesmana mewakili Penjabat (Pj) Bupati HSU Zaky Asswan menghadiri Forum Group Discussion (FGD) percepatan penurunan stunting di Kota Amuntai.

FGD ini diselenggarakan Dinas Pengendalian Pendudukan dan Keluarga Berencana (DPPKB) HSU di Gedung Agung lantai II Sekretariat Daerah (Setda) HSU, Kamis (5/12/2024).

Bacaan Lainnya

Acara ini diikuti perwakilan aparatur di 14 desa di Kota Bertakwa, diantaranya perwakilan Desa Kota Raja Amuntai Selatan, Desa Rantauan Amuntai Tengah, Desa Sungai Turak Amungai Utara, Desa Babirik Kecamatan Babirik.

Kemudian, Desa Telaga Mas Kecamatan Danau Panggang, Desa Hambalang Tengah Kecamatan Sungai Pandan dan Desa Panawakan Kecamatan Haur Gading serta kader TP PKK masing-masing desa.

Sekda HSU Adi Lesmana mengatakan, FGD ini penting dilaksanakan sebagai upaya menyelaraskan langkah dalam penurunan stunting di HSU.

Menurutnya, stunting akan berdampak terhadap fisik anak penerus generasi bangsa dan dapat mengancam tercapainya generasi ema di banua ini.

Untuk itu, kepada semua pihak agar sinergi, bersama-sama, bahu-membahu dalam pencegahan dan penurunan stunting.

“Jadi pencegahan dan penurunan stunting harus menjadi prioritas kita bersama,” ucapnya.

Dia meminta kepada 14 desa yang menjadi fokus stunting untuk benar-benar melakukan pencegahan dan upaya penurunan.

“Kalau 14 desa ini berhasil melakukan upaya penurunan stunting akan diberikan reward, ” kata Adi.

Sementara Kepala DPPKB HSU dr Lily Inderiani mengatakan, FGD ini merupakan langkah DPPKB HSU bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) HSU untuk memaksimalkan upaya penurunan angka stunting.

Adapun langkah-langkah yang dilakukan melalui 3 gerakan, yakni pemanfaatan data balita keluarga stunting, sehingga nantinya lebih untuk kita memetakan daerah mana yang masih ada data stuntingnya itu yang akan kita fokuskan.

Kemudian memberdayaan duta genre, dalam hal ini kita memberikan edukasi kepada para remaja maupun calon pengantin tentang bahaya stunting ini, sehingga para pasangan maupun orang tua bisa mengantisipasinya sejak dini.

Dan terakhir pemberian protein hewani, pemberian protein hewani pada 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) dapat membantu mencegah stunting.

“Kami harap melalui langkah-langkah inj angka stunting di HSU turun, ” pungkasnya.

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait