Upaya turunkan Stunting, Pemko mendapatkan CSR dari PT PLN Kalselteng

Teks foto : Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina bersama istri berikan bentuk Pemberian Makanan Tambahan (PMT) sebanyak 1.140 paket yang berisi telur dan susu formula.(kalselpos.com)

BANJARMASIN, kalselpos.com – Pemerintah kota (Pemko) mendapatkan program CSR dari
PT PLN Kalimantan Selatan dan Tengah (Kalselteng) kepada warga Banjarmasin berisiko stunting.

Melalui program CSR. Bantuan diberikan dalam bentuk Pemberian Makanan Tambahan (PMT) sebanyak 1.140 paket yang berisi telur dan susu formula untuk satu bulan.di Posyandu Kartini III, Pemurus Baru, Kamis (24/10/2024).

Bacaan Lainnya

Tak hanya CSR, sejumlah penerima bantuan juga diberikan buku untuk mengedukasi ibu-ibu terkait pola asuh anak.

Arsiah, Salah Seorang warga penerima bantuan mengaku bersyukur mendapat makanan tambahan dari program CSR PT PLN Kalselteng. Bantuan itu juga dapat digunakan untuk kebutuhan sehari-hari, disamping bantuan rutin makanan siap saji dari posyandu tiap harinya.

“Alhamdulillah bisa buat makan sehari-hari. Dua bulan ini juga ada bantuan makanan dari posyandu,” ujar Arsiah, kepada wartawan Kalselpos.com.

Arsiah sendiri mengaku, bahwa anaknya dianggap berisiko stunting, lantaran berat badannya yang kurang dari usianya 4 tahun. Sehingga Ia pun rutin membawa anaknya berperiksa ke Posyandu untuk mendapat penanganan dan program bantuan.

Sementara itu, Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina menjamin, warga penerima bantuan ini sudah tepat sasaran, karena telah disesuaikan data yang dimiliki Dinkes. Selanjutnya, para kader akan melakukan evaluasi jalannya program bantuan tersebut.

“Apabila berat badan dan tinggi badannya bertambah, maka program ini dianggap berhasil. Saat ini angka prevalensi stunting kita sudah 4,7 persen,” tandasnya.

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait