Amuntai, kalselpos.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) Junaidi mengusulkan kepada Pemerintah Daerah HSU agar mengalokasikan anggaran 2025 untuk memfasilitasi sarana, prasarana dan insentif guru pondok pesantren yang ada di HSU.
“Ini sesuai dengan perintah Peraturan Daerah HSU No 9 tahun 2022 tentang pasilitasi penyelenggaran pondok pesantren,” ujar juru bicara Fraksi PKB, Junaidi, ketika rapat paripurna pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD atas penyampaian penjelasan kepala daerah terhadap Raperda HSU tentang APBD tahun anggaran 2025 di Aula DPRD HSU, Senin.
Junaidi menyebut, usulan ini merupakan yang kedua yang disampaikan Fraksi PKB kepada Pemerintah Daerah HSU.
Melalui momentum Hari Santri Ke-10 Tahun 2024 ini, hendak menjadi perhatian pemerintah kepada pondok pesantren yang ada di HSU.
Diakuinya, peran serta pondok pesantren dalam dunia pendidikan itu sangat luar biasa.
Dikesempatan itu, Fraksi PKB juga mengajak kepada seluruh santri untuk melanjutkan semangat perjuangan yang diwariskan oleh para pendahulu, dan hadapilah tantangan zaman dengan optimisme, hingga terwujudnya Indonesia yang adil, makmur dan sejahtera.
“Selamat Hari Santri Ke-10 22 Oktober Tahun 2024 dengan tema “Menyambung Juang, Merengkuh Masa Depan,” katanya.
Rapat paripurna ini dipimpin Ketua DPRD HSU H Fadilah, didampingi Ketua II DPRD Ahmad Al Ghifari.
Nampak hadir Pj Bupati HSU Zakly Asswan diwakili Sekretaris Daerah HSU Adi Lesmana, sejumlah Kepala SKPD dilingkup HSU, Forkompimda serta tamu undangan.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





