Banjarmasin, kalselpos.com – Praktisi politik dan pemerintahan, Prof Muhammaad Uhaib As’ad berharap kepada tiga orang calon Walikota Banjarmasin saat, ini harus punya visi ke depan yang nyata.
Pastinya, masyarakat sekarang ingin kota Seribu Sungai terlihat berbeda, misalnya menggagas program real dan nyata bisa dirasakan seperti upaya peningkatan ekonomi, kerakyatan di tengah ancaman deflasi ekonomi secara nasional yang pasti berimplikasi hingga di daerah.
“Kami menekankan kepada walikota ke depan benar-benar bisa menyiapkan strategi tepat, agar menanggulangi ancaman kebobrokan perekonomian masyarakat menengah ke bawah. Kami melihat perlu menggagas ekonomi pro rakyat yang relevan dan kaya inovatif, ” ungkap kritikus politik dan kebijakan publik, Prof Muhammaad Uhaib As’ad,
Selasa (15/10) siang.
Ia menambahkan, perlu diingatkan kembali, diskusi kepada masyarakat baik pedagang di pasar, UMKM dan lain-lain bukan itu saja akses untuk mendapatkan hak seperti hidup layak, menempuh pendidikan hingga kesehatan, termasuk bagaimana perhatian Pemerintah Kota Banjarmasin ke depan, mensejahterakan hak tenaga pendidik (guru) honorer yang terkesan dipinggirkan dengan ‘upah’ sangat rendah, bahkan tidak layak.
Tidak sedikit mereka (para guru itu, red) menjadi ojol online, serabutan dan bekerja sampingan, hanya sekedar menyambung hidup
“Bagaimana guru ini mau mencerdaskan bangsa, sementara mereka ini tergerus pemikiran bagaimana memenuhi keperluan hidup, ” tambah Uhaib yang juga Presiden International Institute of Influencers berpusat di Oman untuk Indonesia.
Lanjut pria kritis ini menegaskan, dirinya mengajak seluruh calon walikota agar berfikir bijaksana dan melakukan program nyata, sehingga tidak terkesan Banjarmasin jalan di tempat dan cenderung terkesan bermimpi, mengingat implementasi program kebijakan itu sering klasik, terkendala anggaran.
Kepada pejabat daerah termasuk Walikota Banjarmasin ke depan, jangan sering sering keluar negeri tanpa adanya substansi subjektif urgensi terhadap daerah, yang terkesan hanya menghabiskan APBD tidak jelas, demikian Uhaib As’ad.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





