Resmi ditutup, perputaran Ekonomi di B’Safe tembus Rp1 Miliar

Teks foto : Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina resmi tutup Baiman Street Food Festival (B’Safe). (kalselpos.com)

BANJARMASIN, kalselpos.com – Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina resmi menutup kegiatan Baiman Street Food Festival (B’Safe) yang digelar di kawasan Pasar Sudimampir, Senin (30/9/2024) malam.

Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina mengatakan, antusiasme masyarakat dan pelaku UMKM sangat tinggi, tidak hanya dari Banjarmasin, tetapi juga dari luar kota dan provinsi tetangga. Ia menekankan, bahwa program tersebut sebenarnya masih dalam tahap uji coba dan akan dievaluasi lebih lanjut.

Bacaan Lainnya

Jika kegiatan itu terus berjalan, maka pemerintah kota bisa memfasilitasi lebih banyak tenant yang ingin berpartisipasi. Karena secara umum, para tenant ingin buka terus, tapi pihaknya perlu mempertimbangkan aspek keamanannya.

“Tadi ada usulan yang cukup konkret, karena mereka minta minimal kalau tidak bisa sebulan, setidaknya di akhir pekan saja,”kata Ibnu Sina, kepada wartawan.

” Penjualan di sini sangat bagus dan bisa meningkatkan pendapatan UMKM. Mudah-mudahan ini juga menjadi salah satu pilihan kuliner baru di Banjarmasin,” sambungnya.

Ia juga menyampaikan, Pasar Sudimampir yang sudah dikenal masyarakat sebagai pasar siang kini juga mampu menarik pengunjung di malam hari. Pasar Sudimampir malam hari juga bisa menjadi destinasi baru bagi warga Banjarmasin yang mencari hiburan dan kuliner.

“Aura negatif menjadi positif, dan itu memberikan dampak baik bagi UMKM, para pelaku ekonomi kreatif, hingga seniman yang tampil,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Disperdagin Banjarmasin, Ichrom Muftezar menjelaskan catatan pihaknya, total transaksi selama B’Safe berlangsung hampir tembus Rp1 Miliar. Terdiri dari sekitar Rp515 juta, yang beredar di tenant-tenat, dan Rp200 juta lebih lewat QRIS perbankan.

“Belum lagi yang beredar di warung, toko dan parkir. Maka dari itu kami meyakini transaksi yang terjadi tembus Rp1 Miliar,” jelas Ichrom Muftezar.

Ia pun lantas memandang, kegiatan B’Safe selama satu bulan dalam rangka memeriahkan Hari Jadi (Harjad) ke-498 Kota Banjarmasin, sangat memberikan dampak perekonomian yang positif di kawasan Sudimampir. Ia juga tak memungkiri, banyak masukan dari pedagang dan masyarakat agar kegiatan B’Safe bisa diteruskan, tidak berakhir di bulan September ini.

“Kita akan lakukan evaluasi dulu kalau memang kegiatan ini ingin diteruskan,” tandasnya.

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait