Oknum JD perlahan Kuak Skandal Akreditasi ULM oleh BAN-PT

Teks foto : Pemerhati kebijakan publik, Dr Akhmad Murjani (kalselpos.com)

Banjarmasin, kalselpos.com – ‘Merosotnya’ status akreditasi unggul yang disandang Universitas Lambung Mangkurat (ULM) dab kini ‘terjun bebas’ hingga turun ke C menjadi keprihatinan bersama oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).

Di sisi lain menimbulkan banyak pertanyaan indikator penilaian tersebut, karena dinilai sangat prematur di samping atas dasar keterlibatan skandal guru besar, bukan ULM semata.

Bacaan Lainnya

“Yang jelas turunnya dua tingkat akreditasi ULM jadi pertanyaan, di samping BAN-PT tidak memikirkan dampak multi efek mahasiswa yang sebentar lagi diwisuda,” ucap pemerhati kebijakan publik Dr Akhmad Murjani, Minggu (29/9) siang.

Ia berharap adanya langkah BAN-PT selanjutnya, terutama kepada tekanan mental dan psikis lulusan. Tentu beban dalam mencari pekerjaan atau ingin meneruskan pendidikan.

Di sisi lain, BAN-PT jug mengenyampingkan asas praduga tak bersalah, hingga apakah skor nilai ULM turun di bawah standar? Kan tidak! Mestinya setiap keputusan, argumentasinya harus profesional, terukur dan terstruktur.

“Kami curiga dan menduga BAN-PT ada pesanan khusus, ” tambahnya

BAN-PT juga perlu dievaluasi atas dasar tidak adanya pengawasan termasuk audit, kemudian mengacu Peraturan Menteri Pendidikan Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 53 Tahun 2023 tentang Penjaminan Mutu Perguruan Tinggi serta Peraturan BAN-PT Nomor 1 Tahun 2022 tentang Mekanisme Akreditasi.

Hal tersebut dikarenakan tidak adanya batas waktu yang ditentukan, sehingga upaya pengusutan oknum yang terlibat inisial JD telah diperiksa pusat pelaporan dan analisis transaksi keuangan

“Kini semua mulai terkuak aliran dana masuk ke rekeningnya, selanjutnya dana-dana itu dialirkannya ke mana saja, ” tukas Dr Akhmad Murjani.

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait