Pemkab Tapin gelar Peringatan Hari Farmasi se Dunia

Teks foto Pengobatan gratis bagi warga masyarakat di hari Farmasi Sedunia di Tapin.(ist)(kalselpos.com)

Rantau, kalselpos.com– Pemerintah Kabupaten Tapin melalui Dinas Kesehatan memperingati Hari Farmasi Sedunia (World Pharmacist Day) dengan menggelar sosialisasi dan optimalisasi peran apoteker sebagai Agent of Change (AoC) dalam Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat (GeMa CerMat). Acara ini berlangsung di halaman TK Melati, Jl. Tampunang, Desa Shabah, Kec. Bungur. Kamis (26/9/2024).

Acara dihadiri oleh Penjabat Bupati Tapin yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Tapin, Zainal Abidin, serta Kepala Dinas Kesehatan Tapin, Alfian Yusuf. Juga hadir Camat Bungur, Kepala Desa Shabah, perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel, dan Pengurus Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Kalsel beserta jajaran Bidang Farmasi Dinkes Tapin.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutan tertulisnya, Pj Bupati Tapin Muhammad Syarifuddin yang disampaikan oleh Zainal Abidin menekankan pentingnya edukasi masyarakat mengenai penggunaan obat yang tepat.

“Apoteker memiliki peran kunci dalam memberikan informasi dan bimbingan kepada masyarakat agar dapat menggunakan obat secara bijak,” jelasnya.

Zainal menambahkan, melalui peringatan ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya memahami informasi mengenai obat, termasuk cara penggunaan dan potensi efek samping. Dengan pengetahuan yang baik, masyarakat dapat menghindari kesalahan dalam penggunaan obat.

Kepala Dinas Kesehatan Tapin, Alfian Yusuf, menyampaikan bahwa tema peringatan tahun ini, “Apoteker: Memenuhi Kebutuhan Kesehatan Global,” menjadi wadah bagi profesi apoteker untuk merayakan kontribusi mereka dalam meningkatkan kesehatan di seluruh dunia.

Dikatakannya tujuan dari Hari Farmasi Sedunia adalah untuk mendorong kegiatan yang mempromosikan dan mengadvokasi peran apoteker.

“Apoteker adalah alasan mengapa orang mendapatkan manfaat terbaik dari obat-obatan. Mereka menggunakan pengalaman, pengetahuan, dan keahlian untuk menjadikan dunia medis lebih baik bagi semua,” katanya.

Alfian juga menyebutkan bahwa apoteker menyediakan akses ke obat-obatan, memberikan saran, dan edukasi tentang cara meminumnya dengan benar.

Kegiatan ini juga diisi dengan sosialisasi dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel, pengurus IAI Kalsel, serta sesi belajar bagi insan aktif dari Apoteker AoC Tapin. Selain itu, warga dusun Tampunang Desa Shabah juga mendapatkan layanan kesehatan gratis dan kesempatan untuk melakukan donor darah.

Diharapkan, peringatan Hari Farmasi Sedunia dan sosialisasi GeMa CerMat ini dapat memberikan edukasi yang bermanfaat, terutama bagi masyarakat di Desa Shabah, sehingga mereka dapat memahami penggunaan obat secara cerdas.

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait