Rantau, kalselpos.com – Dinas Kesehatan Kabupaten Tapin menggelar acara penghargaan bagi tiga Puskesmas yang dinilai sebagai penyedia pelayanan kefarmasian terbaik di wilayah tersebut. Penyerahan berlangsung dalam rangka memperingati Hari Farmasi Sedunia Tahun 2024. Bertempat di Jalan Tampunang, Desa Shabah, Kecamatan Bungur. Kamis (26/9/2024).
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk tenaga kesehatan, masyarakat, serta pejabat daerah.
Pj Bupati Tapin, M Syarifuddin, yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Tapin, Zainal Abidin, menyampaikan sambutan menegaskan pentingnya pelayanan kesehatan yang berkualitas.
“Puskesmas merupakan garda terdepan dalam pelayanan kesehatan. Penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam memberikan layanan kefarmasian yang optimal,” ujarnya.
Penghargaan diberikan kepada Puskesmas Tapin Utara sebagai terbaik pertama, disusul Puskesmas Binuang sebagai terbaik kedua, dan Puskesmas Pandahan dari Kecamatan Tapin Tengah sebagai terbaik ketiga. Masing-masing Puskesmas menerima uang pembinaan, dengan total Rp3 juta untuk terbaik pertama, Rp2,5 juta untuk terbaik kedua, dan Rp2 juta untuk terbaik ketiga. Uang pembinaan ini diharapkan dapat digunakan untuk meningkatkan fasilitas dan pelayanan.
Kepala Dinas Kesehatan Tapin, Dr. Alfian Yusuf, menjelaskan bahwa penghargaan ini bertujuan untuk mendorong puskesmas dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.
“Kami ingin mengapresiasi upaya Puskesmas dalam memberikan akses obat dan informasi kesehatan yang lebih baik kepada masyarakat,” kata Alfian.
Panitia Pelaksana, Muhammad Rollah, menambahkan bahwa penghargaan ini juga bertujuan untuk mendorong peningkatan kesadaran akan pentingnya pelayanan kefarmasian di masyarakat.
“Dengan penghargaan ini, kami berharap Puskesmas lain di Tapin dapat terinspirasi untuk memberikan pelayanan yang lebih baik lagi,” ujarnya.
Selain penghargaan, kegiatan ini juga disertai dengan penyerahan 300 paket sembako kepada warga Dusun Tampunang Desa Shabah. Penyaluran sembako ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat di tengah kondisi ekonomi yang sulit.
Kegiatan peringatan Hari Farmasi Sedunia diakhiri dengan diskusi mengenai pentingnya peran apoteker dan pelayanan kesehatan yang berkualitas. Acara ini diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat demi tercapainya kesehatan yang lebih baik bagi seluruh warga Kabupaten Tapin.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





