Mahasiswa ULM Bantu Upaya Penurunan Angka Stunting di HSU melalui Bina Desa Mandiri 

Teks foto Pj Bupati HSU Zakly Asswan saat menghadiri pembukaan Bina Desa Mandiri bersama Sivitas dan Mahasiswa ULM. (diskominfosandi)(kalselpos.com)

Amuntai, Kalselpos.com – Sivitas bersama Mahasiswa dari Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran, hadir di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) melaksanakan Bina Desa Mandiri.

 

Bacaan Lainnya

Kehadiran Sivitas Akademikia ULM bersama mahasiswanya ini berfokus pada program pemerintah dalama penanganan stunting, khususnya di Kabupaten HSU yang bertema “Upaya Penurunan Angka Stunting Melalui Pendekatan Psikologi.” Pembukaan secara resmi dilakukan di aula Dr KH Idham Chalid, Amuntai yang dibuka Penjabat (Pj) Bupati HSU Zakly Asswan.

 

Pj Bupati HSU, Zakly Asswan, menyampaikan, apresiasi yang luar biasa, karena dipilihnya Kabupaten HSU dalam kegiatan Bina Desa Mandiri.

 

“Di Kabupaten HSU saat ini, ada dua kecamatan yang memang angka stunting cukup tinggi, yaitu Kecamatan Paminggir dan Kecamatan Danau Panggang,” katanya.

 

Mengingat sulitnya transportasi dalam beraktivitas di kedua kecamatan tersebut, maka kegiatan Bina Desa Mandiri ini dilaksanakan di Kecamatan Sungai Pandan dan Kecamatan Babirik.

 

“Pemerintah daerah dan masyarakat HSU menyambut baik dan mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setulus tulusnya l, khususnya Rektor dan jajarannya, sivitas akademika ,adik-adik mahasiswa atas dipilihnya kabupaten HSU sebagai lokus dalam kegiatan ini,” ucapnya.

 

Peran psikologi dalam penanganan stunting, cukup penting, dimana sebagai mahasiswa yang keilmuannya di bidang psikologi, diharapkan dapat mengaplikasikan keilmuannya di lapangan dengan memahami dan mempelajari lingkungan dan sosial,budaya masyarakat setempat.

 

Sementara, Koordinator Bidang Studi Psikologi ULM, Sukma Nur Akbar, menyampaikan, kegiatan ini merupakan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) ULM. Program ini, mahasiswa akan diterjunkan langsung ke lapangan dalam satu wadah kegiatan berupa Bina Desa Mandiri.

 

“Mereka melakukan kegiatan yang berkaitan dengan penanganan stunting secara langsung dengan cara pendekatan psikologis,” ujarnya.

 

Berbagai langkah akan dilakukan, seperti pendekatan secara psikologis selama 4 bulan ke masyarakat, terkait intervensi dalam upaya penurunan stunting ini.

 

Sukma juga menyampaikan, di kegiatan ini, ULM menurunkan 52 mahasiswa dan 6 dosen pendamping lapangan yang akan melakukan kegiatan Bina Desa Mandiri selama 4 bulan di dua kecamatan di Kabupaten HSU.

 

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait