BANJARMASIN, kalselpos.com – Pasca kebakaran Pasar Lima yang menghanguskan sekitar 167 kios, beberapa pekan lalu. Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Banjarmasin berencana membangun pasar sementara bagi pedagang yang terkena dampak kebakaran.
Kepala Disperdagin Banjarmasin, Ichrom Muftezar mengatakan dari sebanyak 167 kios atau toko terbakar, dengan rincian 34 unit di Pasar Lima I dan 133 unit di Pasar Lima II.
“Rencana pembangunan pasar sementara sedang dalam proses,” ujar Ichrom Muftezar, Rabu (31/07/24) kemarin.
Ia juga menjelaskan, belum dapat mengungkapkan besaran biaya yang akan dialokasikan untuk pembangunan tersebut. Namun, mengingat keterbatasan anggaran, pembangunan akan terbatas pada pondasi dan atap.
“Mengenai dindingnya, pedagang akan diminta untuk menanggung pembangunannya sendiri,” katanya.
“Tidak menggunakan bahan beton untuk dinding sementara pasar tersebut, karena rencananya pasar akan dibangun kembali secara menyeluruh,” ucapnya.
“Kami berharap mendapatkan dukungan dari semua pihak, terutama dalam hal anggaran,” katanya.
Dia juga mengatakan bahwa rencana pembangunan ulang pasar secara menyeluruh akan diajukan dalam anggaran perubahan tahun 2024 atau paling lambat di APBD Tahun 2025 mendatang.
Terkait dengan pasar sementara, Muftezar menyebut, bahwa kapasitasnya mungkin hanya cukup untuk menampung 40-50 pedagang, dengan prioritas diberikan kepada pedagang yang telah membayar retribusi secara rutin.
“Pedagang yang tidak rutin membayar retribusi masih sedang dibahas di Disperdagin,” tandasnya.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





