Ketua TP PKK Kotim Buka Jambore Kader Posyandu 2024 di Sampit

Teks foto: Ketua TP PKK Kotim Khairiah Halikinnor foto bersama dengan peserta Jambore Kader Posyandu tahun 2024 tingkat Kabupaten Kotim, Kamis (25/7). (Istimewa/Pemkab Kotim)(kalselpos.com)

Sampit,kalselpos.com – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Pemkab Kotim) menggelar Jambore Kader Posyandu tahun 2024 Tingkat Kabupaten Kotim di Kota Sampit, diikuti ratusan peserta yang merupakan kader Posyandu perwakilan dari seluruh kecamatan.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Kotim Khairiah Halikinnor, Kamis (25/7).

Bacaan Lainnya

Khairiah sangat mengapresiasi kekompakan seluruh kader Posyandu di daerah ini yang telah berkontribusi nyata membantu pemerintah dalam bidang kesehatan.

“Tujuan utama Posyandu adalah mencegah peningkatan angka kematian ibu dan bayi saat kehamilan, persalinan atau setelahnya melalui pemberdayaan masyarakat,” kata Khairiah.

Dijelaskannya, Posyandu atau pos pelayanan terpadu merupakan upaya pemerintah untuk memudahkan masyarakat Indonesia dalam memperoleh pelayanan kesehatan ibu dan anak.

Berbeda dengan Puskesmas yang memberikan pelayanan setiap hari, Posyandu hanya melayani setidaknya satu kali dalam sebulan di lokasi Posyandu yang umumnya mudah dijangkau masyarakat mulai dari lingkungan desa atau kelurahan hingga RT dan RW.

Seiring berjalannya waktu Posyandu telah bertransformasi menjadi bagian layanan primer dengan tidak meninggalkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 18 tahun 2018 tentang lembaga masyarakat desa dan adat yang menyatakan Posyandu adalah bagian dari Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD). Artinya, Posyandu merupakan masih milik pemerintah desa untuk pelayanan kesehatan dasar bagi warganya.

Posyandu merupakan upaya pemerintah untuk memudahkan masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan dengan sasaran seluruh siklus kehidupan dari ibu hamil, bayi balita, anak sekolah remaja usia produktif sampai lansia.

Posyandu merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan di tengah masyarakat. Di era transformasi layanan primer ini Posyandu diharapkan mampu beradaptasi bertransformasi layanan primer ini menuntut semua pihak untuk lebih inovatif dan responsif terhadap perkembangan zaman.

“Posyandu tidak akan berjalan tanpa adanya sosok-sosok mulia yang kita kenal dengan nama father Posyandu,” ujarnya.

Kader Posyandu merupakan kader kesehatan yang berasal dari warga masyarakat desa yang dipilih masyarakat serta bekerja dengan sukarela untuk membantu peningkatan kesehatan masyarakat di wilayah kerja Posyandu.

Dalam konsep Posyandu integrasi layanan primer akan dilakukan kunjungan rumah untuk memantau wilayah setempat dan menyasar seluruh siklus hidup yang dilaksanakan oleh kader.

Selain itu para kader juga melakukan penyuluhan atau edukasi terkait pola asuh balita agar tumbuh kembang anak baik sehat aktif cerdas dan tanggap. Salah satu tujuan besar saat ini adalah mencegah stunting pada generasi di mana perang kadar sangat besar dalam hal ini termasuk berinovasi dalam pengembangan pemberian makanan tambahan yang kaya akan protein hewani berbahan dasar lokal.

“Jambore Kader Posyandu tahun 2024 tingkat Kabupaten Kotim dilaksanakan sebagai ajang silaturahim antar kader dan juga sebagai ajang berbagi pengalaman terkait inovasi dan praktik baik dalam upaya pencegahan stunting dan pengelolaan Posyandu di masing-masing wilayah,” terangnya.

Dengan adanya Jambore ini diharapkan seluruh kader Posyandu dapat memotivasi para kader agar bisa bekerja lebih semangat lagi dalam melayani masyarakat.

“Maka dari itu dalam rangka mendukung transformasi kesehatan menuju Indonesia maju serta mendukung pencegahan stunting di kabupaten Kotawaringin Timur kami mengajak kader-kader Posyandu untuk bersama-sama mewujudkan generasi sehat, mampu bersaing di masa depan dalam membangun melalui peningkatan pelayanan Posyandu dan Integrasi Layanan Primer,” pungkas Khairiah.

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait