Stunting di Indonesia masih di angka 21,5 Persen, BKKBN RI turut pantau pemeriksaan kesehatan hingga ibu hamil

Teks Foto : Sukaryo Teguh Santoso/ Deputi Bidang Advokasi,Penggerakan dan Informasi, BKKBN RI saat hadir pada gelaran Rangkaian Hari Bhakti TNI AU ke 77 di Rumah Sakit TNI AU Landasan Ulin Banjarbaru Kalimantan Selatan, Senin (22/7/2024). (Fauzie)(kalselpos.com)

Banjarbaru,kalselpos.com – Angka penderita stunting di Indonesia saat ini masih berada di angka 21,5 persen. Hal ini disampaikan Kepala
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Republika Indonesia (BKKBN RI) melalui Deputi Bidang Advokasi,Penggerakan dan Informasi, Sukaryo Teguh Santoso,saat hadir pada gelaran Rangkaian Hari Bhakti TNI AU ke 77 di Rumah Sakit TNI AU Landasan Ulin Banjarbaru Kalimantan Selatan, Senin (22/7/2024).

Sukaryo Teguh Santoso menyampaikan angka tersebut masih tergolong tinggi dan menjadi pr kita bersama untuk menurunkan jauh dari pada itu,karena ini ada hubungannya,bagaimana menyiapkan sumberdaya manusia kedepan.

Bacaan Lainnya

Untuk itu pengawasan kesehatan terutama asupan gizi bagi ibu hamil, melahirkan hingga menyusui sangat diperhatikan, karena hal ini punya peran penting untuk pencegahan stunting.

Pihaknya pun berkolaborasi memberikan pelayanan kepada masyarakat yang diinisiasi oleh Pangkalan Udara Syamsuddin Noor, BKKBN Dalam Rangka Hari Keluarga Nasional, BKKBN Tentu Sesuai dengan bidangnya mensupport memfasilitasi pelaksanaan pelayanan Keluarga Berencana
yang dilaksanakan Oleh jajaran TNI Angkatan Udara Syamsudin Noor.

“Ya ini kolaborasi pelayanan kepada masyarakat yang di inisiasi oleh pangkalan udara Syamsuddin Noor, BKKBN dalam rangka hari keluarga Nasional, BKKBN tentu sesuai dengan bidangnya mensupport memfasilitasi pelaksanaan pelayanan keluarga berencana Saya kira untuk hari ini sangat luar biasa disambut dengan baik disambut oleh masyarakat
Bhakti sosial yang dilaksanakan oleh jajaran TNI angkatan udara Syamsudin Noor,” papar Sukaryo Teguh Santoso

Dirinya menyebut angka stunting di Indonesia saat ini masih berada di 21,5 persen.

“Untuk angka Stunting di Seluruh Indonesia masih di angka 21,5 persen saya kira ini PR kita bersama untuk bisa menurunkan jauh dari pada itu karena ini ada hubungannya bagaimana menyiapkan sumberdaya manusia kedepan,” jelasnya

Dirinya pun berharap dengan semangat ini angka stunting di Indonesia bisa menurun jauh sehingga kualitas sumber daya manusia bisa lebih baik lagi.

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait