Banjarmasin masuki musim Kemarau Basah 

Teks foto :Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarmasin, Husni Thamrin.(kalselpos.com)

BANJARMASIN, Kalselpos.com -Baru-baru ini Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prediksi puncak musim kemarau di sebagian besar wilayah Indonesia bakal terjadi di bulan Juli dan Agustus mendatang.

 

Bacaan Lainnya

Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarmasin, Husni Thamrin menyampaikan, di Banjarmasin sendiri sudah memasuki musim kemarau.

 

“Tapi memang kemaraunya, kemarau basah. Jadi masih ada hujan. Puncaknya diprediksi di Agustus nanti,” ujar Husni Thamrin, Senin (22/7/2024).

 

Thamrin juga mengatakan musim kemarau di tahun ini berbeda dengan musim kemarau yang terjadi di tahun lalu. Dimana pada tahun sebelumnya kemarau benar-benar sangat terasa.

 

“Mulai dari panasnya, bahkan sampai tidak hujan selama berbulan-bulan,” katanya.

 

“Dengan resiko kekeringan hingga kebakaran hutan yang tinggi,” sambungnya.

 

Ditahun ini karena merupakan kemarau basah, sejumlah resiko tadi dapat dihindari. Namun tetap ia mengimbau masyarakat agar selalu waspada. Sebab masih ada beberapa resiko dan ancaman yang membayangi.

 

Seperti halnya gagal panen bagi para petani, ini dikatakannya menjadi salah satu ancaman yang nyata.

 

“Karena yang semestinya mereka musim panen, akhirnya malah terganggu karena lahannya terus terendam,” ungkapnya.

 

Sama dengan ancaman banjir rob, karena masih disertai dengan hujan untuk kemarau tahun ini. Itu juga masih menjadi ancaman bencana bagi warga Banjarmasin.

 

“Sebab pasang surut itu selalu terjadi, saat ini hujannya juga masih deras dan anginnya kencang,” ucap Husni.

 

Untuk itu iapun menerangkan pihaknya telah bersiap untuk mengahadapi musim kemarau basah yang terjadi di tahun ini.

 

Tak jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. ia meminta masyarakat agar terus berhati-hati dan selalu waspada pada bencana yang sewaktu-waktu mungkin bisa terjadi.

 

“Karena yang namanya bencana itu bisa datang kapan saja,” tandasnya.

 

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait