Dinkes Banjarmasin siapkan Fasyankes Pasien Kecubung

Teks foto : Tabiun Huda (kalselpos.com)

BANJARMASIN, kalselpos.com – Kepala Dinas Kesehatan Kota (Dinkes) Banjarmasin menyebut para korban pasien kecubung, tidak hanya mengonsumsi kecubung saja. Namun juga karena dicampur dengan obat-obatan yang disebut pil putih, serta minuman beralkohol.

Hal itu, berdasarkan hasil forensik oleh Kepolisian dan BNN kepada para pasien, para korban dipastikan keracunan bukan hanya akibat kecubung.

Bacaan Lainnya

“Jadi akibat mengkonsumsi kecubung ini menjadi berlebihan,” ujar Tabiun Huda, Kadinkes Banjarmasin, Selasa (16/7/24).

Tabiun juga menyampaikan, efek halusinasi kecubung yang biasanya paling lama berlangsung selama tiga hari, akhirnya berpengaruh lebih lama. Karena kandungan yang dikonsumsi bercampur dengan zat kimia lain.

“Sebab kita masih belum tahu pasti, apa isi kandungan dari pil putih ini,” ucapnya.

Terkait penanganan sendiri, ia mengatakan bahwa orang yang keracunan kecubung yang di campur obat-obatan dan miras ini nantinya akan di detoksifikasi. Sehingga bisa langsung ke Rumah Sakti, untuk penanganan kegawatdaruratannya.

Dinkes Banjarmasin juga menyiagakan seluruh Fasilitas Layanan Kesehatan (Fasyankes) atau Rumah Sakit.

“Jadi langsung saja datang ke Puskesmas atau Rumah Sakit nanti,” tandasnya.

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait