Bupati Kotim ajak masyarakat sukseskan Pilkada 2024

Teks foto: Bupati Halikinnor bersama pejabat lainnya saat peluncuran Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kotim tahun 2024 di Taman Kota Sampit, Minggu (2/6/2024).(Foto: Ist/Diskominfo Kotim)(kalselpos.com)

Sampit, kalselpos.com – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor mengajak seluruh masyarakat untuk menyukseskan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 pada 27 November mendatang. Salah satu caranya adalah menggunakan hak pilih dengan baik.

Menurut Halikinnor, semua pihak tidak terkecuali masyarakat juga mempunyai tanggung jawab untuk menyukseskan pilkada. Selain menjadi bagian dari penyelenggara, masyarakat juga diharapkan menggunakan hak pilih saat pilkada nanti.

Bacaan Lainnya

“Suara masyarakat sangat berpengaruh terhadap hasil pilkada nanti dalam menentukan pemimpin daerah. Ini tentu akan berdampak terhadap pembangunan daerah ini ke depan,” kata Halikinnor, Senin (3/6/2024).

Halikinnor menjelaskan, pemerintah daerah mendukung penuh pelaksanaan pilkada dengan agenda Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kotim serta Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng pada tahun ini.

Secara khusus pemerintah daerah berkontribusi dalam membantu pendanaan pelaksanaan pesta demokrasi tersebut. Untuk itu pemerintah daerah sangat berharap pilkada nanti berjalan sukses dan hasilnya lebih berkualitas, ditandai dengan tingginya partisipasi pemilih.

“Kita semua perlu berpartisipasi karena ini menyangkut kepemimpinan daerah lima tahun ke depan. Gunakan hak pilih sesuai hati nurani masing-masing,” ujar Halikinnor.

Sementara itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kotim meluncurkan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kotim tahun 2024 dalam sebuah acara jalan sehat yang diikuti ribuan warga di Taman Kota Sampit, Minggu (2/6/2024) pagi.

“Kami sengaja mengemas peluncuran Pilkada 2024 dengan acara jalan sehat dan ini satu-satunya kabupaten di Kalteng yang menggunakan konsep jalan sehat ini,” kata Rifqi.

Rifqi berharap dengan sosialisasi yang masif didukung banyak pihak, dapat memberi pemahaman serta menarik minat masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya dengan baik saat pilkada nanti.

KPU Kotim terus berupa mewujudkan peningkatan partisipasi pemilih karena ini memang menjadi salah satu indikator pemilu yang sukses. Oleh karena itu hal ini menjadi perhatian serius.

Rifqi mengaku bersyukur karena partisipasi pemilih pada Pemilu Legislatif 2024 cukup tinggi, yakni di atas 80 persen. Angka ini lebih tinggi dibanding saat Pemilu Legislatif 2019 lalu yang hanya 74,64 persen.

Menurutnya, peningkatan partisipasi masyarakat tentunya bukan hanya hasil kerja KPU yang gencar melaksanakan sosialisasi pemilu, tetapi merupakan kerja semua pihak, baik pemerintah daerah, partai politik, serta calon legislatif.

Namun diakuinya, dari beberapa kali pilkada yang dia amati, tingkat partisipasi pemilih biasanya lebih rendah dibanding saat Pemilu Legislatif.

“Kondisi ini tentu berbeda dengan pilkada. Tapi kami berupaya agar partisipasi pemilih tetap tinggi. Jadi kalau saat Pilkada 2020 itu di angka 60 persen lebih, harapan kami pada Pilkada 2024 ini bisa di angka 70 persen, bahkan lebih,” harap Rifqi.

Ada beberapa hal yang turut berpengaruh, salah satunya misalkan ketika dalam Pemilu Legislatif itu banyak pihak yang terlibat untuk mendorong masyarakat datang ke tempat pemungutan suara untuk menggunakan hak pilihnya.

Untuk mewujudkan peningkatan partisipasi pemilih dalam pilkada, sosialisasi akan dilakukan lebih masif. Selain itu, pendataan pemilih juga akan dilakukan seoptimal mungkin.

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait