Pelatihan Menajemen dan Penagan Kasus Lima Sekmen, Pj Bupati Hermansyah minta Satgas Melakukan Pemetaan

Teks foto : ARAHAN- Pj Bupati HSS Hermansyah memberikan arahan dalam pelatihan manajemen dan penanganan kasus lima segmen.(Kominfo)(kalselpos.com)

Kandangan, kalselpos.com – Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPKBPPPA) Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) gelar pelatihan manajemen dan penanganan kasus lima segmen, Rabu (30/5/2024).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PPKBPPPA Kabupaten HSS Loutvie Rahmani mengatakan, pelatihan dilakukan untuk penanganan tindak kekerasan terhadap perempuan, kekerasan terhadap anak, tindak pidana perdagangan orang, anak berhadapan dengan hukum dan perkawinan anak.

Bacaan Lainnya

“Kegiatan pelatihan dilaksanakan selama tiga hari dari tanggal 29 hingga 31 Mei 2024,” ujarnya.

Sementara itu, Penjabat (Pj) Bupati HSS Hermansyah mengatakan, tingginya angka perkawinan anak, menjadi salah satu penyebab kekerasan para perempuan.

“Salah satu pemicu tindakan kekerasan yang terjadi pada perempuan dan anak, adalah adanya perkawinan anak yang cukup tinggi,” ujar Hermansyah.

Saat ini, Kalsel menempati urutan pertama angka perkawinan anak tertinggi di Indonesia, sehingga menuntut semua pihak untuk bersama-sama membuat strategi khusus, dalam menurunkan angka tersebut.

Hermansyah berharap peserta yang mengikuti pelatihan bisa memahami bagaimana sebenarnya tindak kekerasan pada perempuan dan anak, serta hukum yang terkait yang berlaku.

“Saya harap satgas terkait berperan aktif dalam pemetaan masalah perempuan dan anak di masyarakat,” ujar Hermansyah.

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait