Banjarmasin, Kalselpos.com – Anggota Komisi IV DPRD Banjarmasin, Mathari meminta agar pelaksanaan perayaan perpisahan atau kelulusan siswa tingkat TK, SD hingga SMP di kota tersebut, dapat dilaksanakan secara sederhana dan tidak membebani para orang tua atau Wali murid.
“Sebab saat ini sudah mendekati kelulusan siswa dan menyambut perayaan perpisahan . Sebaiknya bila nanti kegiatan perayaan itu dilaksanakan pihak sekolah maka cukup dengan sederhana saja,” ujar Mathari, kepada wartawan.
Menurutnya, kegiatan perayaan kelulusan atau perpisahan siswa itu, memang sering kali digelar pihak sekolah bersama orangtua siswa. Namun tidak jarang, justru memunculkan keluhan dari para orangtua lainnya.
“Sebab bisa saja kesepakatan dilaksanakannya perayaan perpisahan sekolah dihasilkan melalui rapat bersama pihak Komite Sekolah. Tetapi para orangtua lainnya, justru masih merasa keberatan dengan biaya pelaksanaan yang dibebankan melalui iuran,” ungkapnya.
Kemudian, pada saat kegiatan rapat kesepakatan tersebut memang disepakati nilai atau besaran iuran tertentu. Padahal sebagian lainnya, masih merasa cukup berat dan tidak dapat menolak karena alasan pribadi atau rasa malu.
“Sampai akhirnya, ada yang masih merasa keberatan karena terlalu besar biayanya. Informasi itu yang tidak jarang sampai ke telinga kami di dewan,” katanya.
Sehingga pesannya, untuk meminimalisir atau menghindari munculnya keluhan dan keberatan tersebut. Sebaiknya kegiatan perayaan perpisahan sekolah dapat dilaksanakan sesederhana mungkin dan tidak menjadi keberatan atau beban bagi orangtua siswa.
Disisi lain lanjut Mathari, kegiatan perpisahan sekolah yang dirangkai dengan kegiatan studi tour juga dapat menjadikan membengkaknya kebutuhan biaya iuran yang disepakati. Maka hal itu juga dapat benar-benar diperhitungkan dengan matang, supaya melihat kepada kemampuan keuangan seluruh siswa.
“Pada dasarnya semua itu sangat wajar, tapi yang jadi tidak wajar bila biayanya makin besar dan membebani orang tua siswa. Maka tentu ini yang jadi masalah,” ingatnya.
Terpisah tambah Mathari, pihaknya meminta agar dinas pendidikan setempat dapat melakukan pengawasan terhadap kegiatan tersebut. “Bisa Disdik memberi himbauan agar pihak sekolah untuk melaksanakan perpisahan secara sederhana saja,” sarannya.
“Yang terpenting kegiatan itu memiliki makna dan kesan bahagia yang mendalam bagi mereka yang lulus sekolah,” tandasnya.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





