Dana Kompensasi Sebuku Coal Group Dihearingkan

Keterangan Fhoto : - Rapat bersama membahas dana kompensasi Sebuku Group(kalselpos.com)

Kotabaru, kalselpos.com– DPRD Kotabaru menerima Aliansi Kawal Kompensasi Tambang Pulau Laut (AK2TPL) menyalurkan aspirasi masyarakat melalui forum Rapat Dengar Pendapat (RDP), Senin (1/4/24) di DPRD Kotabaru.

Gelaran rapat langsung di pimpin oleh Ketua DPRD Kotabaru, Syairi Mukhlis, yang didampingi perwakilan Forkopimda, staf ahli Bupati serta dihadiri oleh anggota DPRD lainnya, perwakilan Sebuku Coal Group (SCG).

Bacaan Lainnya

Koordinator AK2TPL, Rahmat Iswanto mengapresiasi atas terealisasinya beberapa pembangunan fasilitas umum menggunakan dana kompensasi dari kegiatan tambang SCG.

“Sebelumnya, kami sangat mengapresiasi pihak SCG yang sudah berkomitmen menyalurkan dana kompensasi dan pihak lain yang mendorong sehingga ini sebagian sudah terealisasi dan bisa dinikmati masyarakat,” ungkapnya.

hanya saja, menurutnya, ada beberapa item dalam MoU sampai sekarang tidak tersentuh bisa dikatakan 0 rupiah, padahal itu item utama yang menyangkut hajat hidup orang bayak di Kotabaru, yaitu terkait dengan pembangunan rumah sakit, yang sampai sekarang belum ada kejelasan.

“Diakhir tahun 2022 lalu, kami audiensi dengan Dinas PUPR selaku ujung tombak dalam perencanaan proyek dana kompensasi, dan kami dijanjikan diakhir tahun 2023 bahwa pembangunan rumah sakit akan dimasukan untuk realisasi selanjutnya. Tapi sampai saat ini belum ada kejelasan terkait pembangunan Rumah sakit,” tegasnya.

sementara, staf shli Bupati Kotabaru, Zainal Arifin mengatakan, pemerintah optimis untuk mulai mengerjakan pembangunan rumah sakit stagen mulai tahun 2024.

“Yang pertama dikerjakan pemerintah adalah melakukan mereview master plan, kemudian kita susun Detail Engineering Design (DED), dan menghitung berapa pembiayaannya dan setelah itu baru kami sampiakan kepada pihak SCG,” katanya.

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait