Polres HSS Ungkap Peristiwa Pengeroyokan, Ini Motifnya

Teks foto : PENANGKAPAN- Anggota Kepolisian Polres HSS saat melakukan penangkapan para pelaku.(Polres HSS)(kalselpos.com)

Kandangan, kalselpos.com – Polres Hulu Sungai Selatan (HSS) ungkap motif pengeroyokan di Desa Tambangan, Kecamatan Daha Selatan, yang menyebabkan tewasnya Muhammad Rizky (17) warga Desa Taluk Labak Kecamatan Daha Utara, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Rabu (27/3/2024) sekitar pukul 01.15 WITA.

 

Bacaan Lainnya

Kapolres HSS AKBP Leo Martin Pasaribu mengatakan, peristiwa tersebut berawal pada Sabtu (16/3/2024) Windi, Takwa dan Muhammad Rizki melintas di Jalan Desa Tambangan tiba-tiba dipukul oleh PAN alias Jarot (20) yang sedang mabok.

 

Kemudian Windi memberitahukan temannya bernama Rudi dan langsung mendatangi Jarot sekitar pukul 23.30 WITA memukulnya dan pulang.

 

Namun, saat hendak pulang Windi dan teman-temannya mencegat Alif dan Ali Rahman yang melintas di Jalan Desa Tambangan langsung menerjang dan mengeroyok Alif dan Ali Rahman.

 

Saat dikeroyok Winda dan teman-mananya datang seorang laki-laki dan perempuan datang melerai perkelahian tersebut dan Alif dan Ali Rahman pergi dari tempat kejadian perkara.

 

Kemudian, pada Selasa (26/3/2024) Takwa dan Muhammad Rizki pergi ke Desa Baruh Jaya menggunakan sepeda motor menemui keluarga Takwa, dan selesai menemui keluarganya kembali ke Desa Tambangan.

 

Namun, saat melintas di Jalan Desa Tambangan Takwa dan Muhammad Rizki mereka dihadang ditengah jalan dan dihalangi dengan kursi/bangku kayu.

 

Karena mereka dihadang dan dihalangi dijalan, Takwa mendatangi sambil mengendarai motor beberapa orang yang menghadang mereka, yang sebagian membawa potongan kayu dan langsung memukul Takwa hingga ia terjatuh dari motor.

 

Lalu, Muhamad Risky spontan memutar gas sepeda motor hingga menabrak kursi/bangku yang menghalangi mereka hingga terjatuh bersamaan dengan sepeda motornya.

 

“Saat Takwa terjatuh ia mendapat pukulan lagi dengan menggunakan potongan kayu hingga tersungkur dijalan,” ujar AKBP Leo.

 

Setelah memukul Takwa yang lain mendatangi Muhammad Rizky dan melakukan pemukulan yang dilakukan oleh Jarot dan Ulah hingga datang Muhran keluarga untuk melerai pengeroyokan yang dilakukan oleh Jarot dan teman-temannya, hingga datang pihak kepolisian dan mobil relawan membawa korban ke Rumah Sakit Daha Sejahtera untuk diberikan tindakan medis.

 

“Sampai di Rumah Sakit Muhammad Rizki dinyatakan sudah tidak bernyawa lagi. Kemudian dilakukan pencarian para pelaku,” ujar Kapolres HSS.

 

Setelah dilakukan pencarian Tim Polsek Daha Selatan diback up Jatanras dan Sat Intelkam Polres HSS serta Unit Reskrim Sektor Polsek Kandangan berhasil mendapatkan informasi keberadaan dan mengamankan para pelaku.

 

“Para pelaku berhasil diamankan berinisial PAN alias Jarot (20), ROS (20), MNA (23), AR (17), DAR (17) dan KH (45) diserahkan oleh keluarganya,” ujar Kapolres HSS.

 

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait