Amuntai, kalselpos.com– Pengurus Cabang (PC) Nahdlatul Ulama (NU) Alabio, melalui Badan Otonom PCNU Alabio telah menggelar pelatihan memandikan dan mengkafani jenazah perempuan di gedung NU Alabio, belum lama tadi.
Kegiatan yang diikuti para ibu-ibu tersebut, merupakan perwakilan warga jamaah agar memiliki keterampilan dalam memandikan dan mengkafani jenazah, khususnya perempuan.
Ketua PCNU Alabio, Kasrani menjelaskan, pentingnya keterampilan dalam memandikan jenazah khususnya bagi ibu-ibu, dimana keterampilan ini sudah mulai langka.
“Di tempat kita orang yang punya kemampuan memandikan jenazah bagi perempuan sudah mulai langka, kadang saat ada yang meninggal keluarga harus mencari tukang memandikan jenazah jauh ke kampung lain,” katanya.
Apalagi tambahnya, ini akan semakin bermasalah jika kebetulan ada beberapa orang yang meninggal dalam satu waktu.
Dirinya mengharapkan, melalui pelatihan tersebut jamaah dan langgar ada yang mampu menyelenggarakan jenazah bagi perempuan.
Ditambahkan oleh kasrani, pelaksanaan kegiatan ini merupakan sumbangsih PCNU Alabio bagi masyarakat NU di Alabio dalam hal sosial kemasyarakatan.
Sementara, Rais Syuriah PCNU Alabio, KH. Fakhruddin menyampaikan fadilat bagi orang yang memandikan dan mengkafani jenazah, beserta pentingnya menjaga aib jenazah.
Adapun kegiatan tersebut dihadiri oleh Rais Syuriyah, Pengurus Tanfiziah PCNU Alabio, Badan otonom NU, GP Ansor, IPNU, IPPNU, Muslimat NU, Fatayat NU, Pagar Nusa, hingga para peserta yang berjumlah 59 orang, terdiri dari ibu-ibu warga jamaah di wilayah kecamatan Sungai Pandan dan Sungai Tabukan
Dalam pelatihan yang dinarasumberi Siti Sarah dari Jamaah Hayatul Ibadah Pandulangan tersebut, selain teori juga dilakukan langsung simulasi dari mengkafani, hingga memandikan jenazah.
Memanfaatkan maniken, serta bahan dan alat yang diperlukan untuk praktik termasuk kain kafan yang telah disiapkan panitia.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





