Barito Utara, kalselpos.com – Adanya berita di media sosial (medsos) yang menuding dan menyebutkan salah satu investor diduga membuka lahan dengan cara membakar secara besar-besaran di Jalan Lintas Desa Lue menuju Desa Muara Inu Kecamatan Lahei, Kabupaten Barito Utara (Barut), Provinsi Kalimantan Tengah telah membuat masyarakat setempat gerah.
Salah satu tokoh masyarakat Lahei inisial Md, Minggu (17/03/2024) mengatakan untuk menindaklanjuti kebenaran pemberitaan yang telah beredar di medsos yang mengatakan investasi illegal babat ribuan hektare, sepengetahuannya pemerintah setempat sudah membentuk tim dan langsung turun ke lapangan mencek kebenarannya pada Kamis (14/03/2024).
“Mengenai hasilnya saya tidak tau persis, coba tanyakan H. Roni,” ujarnya.
Di tempat terpisah salah satu warga Lahei, H. Roni mengatakan, terkait masalah pemberitaan yang berlebihan di medsos itu dia membenarkan sudah ditindaklanjuti tim untuk mencek langsung ke lapangan.
Adapun tim cek lapangan tanggal 14 kemarin antara lain, Camat beserta staf Kec. Lahei, anggota Polres Barito Utara, Kapolsek/ anggota Kec. Lahei, anggota Koramil Kec. Lahei, Kepala Desa Muara Inu, Mantir Adat Desa Muara Inu, Komando Batamad yang mewakili dan anggota, beserta pemilik lahan masyarakat Desa Muara Inu.
Kemudian dari hasil cek lapangan oleh tim yang disebutkan di medsos
membakar lahan ribuan hektare, setelah ditinjau ke lapangan berita itu tidak benar.
Dan disimpulkan berita yang ditayang di medsos itu mengada-ada, dan merupakan fitnah sekaligus membuat keresahan. Disamping itu yang memiralkan berita di medsos tidak pernah konfirmasi kepada pihak terkait.
“Hasil kesimpulan tim diketahui dan ditandatangani, Kepala Desa Muara Inu, Hernedi, Ketua RT 01 Desa Muara Inu, Asni dan Mantir Adat Desa Muara Inu Sabar Umansyah,” ujar H. Roni.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





