Waduh!! banyak kafe-kafe tak kantongi izin usaha di Banjarmasin 

Teks foto : Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Kota Banjarmasin bersama jajaran melakukan sidak sejumlah kafe.

BANJARMASIN, Kalselpos.com – Di Banjarmasin mulai marak bermunculan kafe-kafe di pinggir jalan. Mereka membuka lapak setiap malamnya.

 

Bacaan Lainnya

Para anak muda Banjarmasin pun ramai mengunjunginya. Tren ini kian berkembang di Kota Seribu Sungai. Mengingat, hampir tiap sudut jalan ada kafenya.

 

Sayangnya, sejumlah kafe tersebut terindikasi belum mengantongi izin tempat usaha.

 

Badan Pengelola Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Kota Banjarmasin bersama dinas terkait melakukan sidak kelapangan sekaligus sosialisasikan kepada pelaku usaha, pada Sabtu (10/03/24) malam.

 

Hasilnya masih banyak dijumpai kafe-kafe yang tidak mengantongi izin tempat usaha, padahal menjamurnya usaha kafe ini tentunya menjadi potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

 

“Dua malam ini kita sudah melakukan sidak di sejumlah kafe-kafe di Banjarmasin,” ujar Edy Wibowo, Kepala BPKPAD Kota Banjarmasin, kepada wartawan Kalselpos.com.

 

Ia juga menyampaikan sudah beberapa kafe didatangi seperti kawasan Jalan Tri Sakti, Antasari, Gatot, Kuripan, Pekauman, dan Lambung Mangkurat.

 

“Menjelang bulan puasa ini kita terus melakukan pengawasan. Mungkin minggu kedua puasa kembali sidak dan terus berlanjut,” katanya.

 

“Sudah ada beberapa pelaku usaha kita surati namun tak kunjung di balas. Adanya jemput bola ini ingin mempercepat proses pengurusan izin oleh pelaku usaha saja,” sambungnya.

 

Munculnya kafe bisa menjadi alternatif dalam pertumbuhan ekonomi di Banjarmasin. Mereka bisa membantu PAD dari sektor restoran dan rumah makan.

 

“Pajak pun tidak dibebankan kepada pengusaha, tetapi kepada pengunjung,” cetusnya.

 

Melihat kasat mata, Edy Wibowo, kafe-kafe di Banjarmasin tersebut setiap malam selalu ramai pengunjung. Tak hanya di malam sabtu dan minggu.

 

“Rata-rata pengunjung penuh,” singkatnya.

 

Lantas, jika di hitung-hitung potensi PAD hasil kafe-kafe?

 

Edy Wibowo masih belum mendata sepenuhnya. Jika ada awal pembayaran baru bisa memprediksi.

 

“Kami harapkan kafe-kafe di Banjarmasin yang belum melakukan izin usaha nya segera di lakukan. Kalo tidak bisa mengurus izinnya kita bakal melakukan pengarahan,” tandasnya

 

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait