Amuntai, kalselpos.com – Ketersediaan dan harga beras di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) relatif stabil sejak Bulan Februari tahun 2024.
Hal ini mengacu dari laporan Bulan Februari dari Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU). Laporan tersebut merupakan hasil pantauan setiap hari di tiga pasar Kabupaten HSU.
Berdasarkan tabel data laporan, harga beras premium berada kisaran Rp15.000 per/Kg, kemudian harga beras medium kisaran Rp11.500 per/Kg selama Bulan Februari.
Hal ini, disampaikan oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten HSU Siti Fikriyah, didampingi Kabid Distribusi dan Cadangan Pangan, Emellita Yuddis Siana saat ditemui di kantornya, Selasa (05/3).
Pihaknya menjelaskan, sumber diambil dari pedagang/distributor langsung dengan sampel/pedagang tetap. Beras yang agak mahal adalah beras kemasan atau premium, beda dengan beras medium yang menjadi sample data DKP, seperti beras bulog, harga tetap stabil.
“Harga beras di pasaran relatif stabil selama Februari. Kami setiap hari melakukan pemantauan Pasar Induk Amuntai, Pasar Candi dan Pasar Unggas untuk 20 jenis kelompok pangan pokok, termasuk beras. Kemudian untuk minggu pertama Bulan Maret masih dalam proses inputan,” katanya.
Kestabilan harga saat ini juga, berkat dukungan pemerintah, seperti kerjasama Disperindag yang sering melaksanakan pasar murah, hal tersebut juga berdampak ke kestabilan harga.
DKP juga tidak menampik, harga menjelang Bulan Suci Ramadan ada kecenderungan kenaikan dan permintaan, akan tetapi, keberlangsungan tersebut juga dapat dipengaruhi ketersediaan, seperti distributor lancar, maka kenaikan tidak berlangsung lama. Namun, kendati demikian, ketersediaan stok beras menjelang Ramadan dan lebaran dipastikan masih aman.
“Secara umum, DKP dalam hal ini, melakukan pemantauan harga setiap hari, bahkan kondisi harga di Amuntai tidak seperti di luar provinsi, meski demikian oleh pusat kami tetap melaksanakan pasar murah yang bekerjasama dengan pemerintah. Kedepannya akan dilaksanakan lagi pasar murah di 10 titik di 10 kecamatan di Kabupaten HSU,” imbuhnya.
Kadis DKP, Siti Fikriyah menghimbau, masyarakat tidak perlu panic buying atau khawatir atas ketersediaan stok bahan pokok, terutama beras. Pihaknya menghimbau agar masyarakat tetap berbelanja sesuai keperluan, hingga saat ini ketersediaan cukup dan stabil.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





