Balangan Coal dan IPB kembangkan budidaya maggot

Teks foto Tenaga ahli dari Biomagg Depok Raflie Yushan R (tengah) bersama mahasiswa IPB menjelaskan  cara pembuatan pakan berbahan maggot di Desa Murung Ilung Kabupaten Balangan beberapa waktu lalu.(ist)(kalselpos.com)

Paringin , kalselpos.com-Balangan Coal melalui tanggungjawab sosialnya mendukung program pengembangan budidaya maggot di Desa Murung Ilung.

 

Bacaan Lainnya

Bahkan tahun lalu Balangan Coal bekerjasama dengan Institut Pertanian Bogor ( IPB) mahasiswa IPB yang tergabung dalam program One Village One CEO (OVOC) mempraktikkan cara pembuatan pakan ayam dengan menggunakan campuran maggot atau ulat.

 

Perwakilan  PT Balangan Coal Muhammad Lutfi menyebutkan perusahaan melalui tanggungjawab sosialnya mendukung program pengembangan budidaya maggot di Desa Murung Ilung berupa bantuan mesin penggiling sampah dan mesin pembuatan pellet.

 

“Budidaya maggot di Desa Murung Ilung yang menjadi binaan Balangan Coal menjadi satu upaya pemanfaatan sampah organik,” jelas Lutfi.

 

Ia pun berharap unit usaha ini bisa mengembangkan ekonomi desa dengan adanya pendampingan dari tim IPB.

 

 

 

 

 

Ahmad Fadilah salah satu  peternak ayam yang juga pengelola bank sampah di sekitar wilayah operasional PT Balangan Coal mengaku tertarik mencoba budidaya maggot sebagai pakan alternatif unggas.

 

“Pelatihan yang dilakukan tim IPB menjadi tambahan wawasan saya untuk mencoba budidaya maggot dengan memanfaatkan sampah organik,” jelas Fadillah.

 

 

Sebagai peternak ia mengakui harga pakan ayam saat ini makin mahal jadi perlu pakan alternatif untuk menekan pengeluaran.

 

Ia pun mencoba mengajak warga sekitar untuk memilah sampah organik agar bisa dimanfaatkan dalam budidaya maggot nantinya.

 

 

 

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait